Tampilkan postingan dengan label Universitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Universitas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 April 2015

Bilu Mela, Animasi Indonesia yang Diakui Internasional

Debutnya, ia menjadi screening di acara MIPCOM, Cannes.

Bilu Mela, Animasi Indonesia yang Diakui Internasional
Bilu Melu (Dok Istimewa)
Bilu Mela, film animasi buatan anak negeri melalang buana. Tercatat, setidaknya sudah lima negara yang membeli lisensi karya visual ini, termasuk di antaranya jaringan Encripta Brasil, dan jaringan Al-Jazeera TV.

Jika dihitung dari debut yang dimulai pada Oktober 2014, hal tersebut adalah pertanda bagus, bagi untuk perkembangan animasi Indonesia.

Kisahnya, tentang Bilu dan Mela, dua ikan yang hidup dalam dua akuarium berbeda. Bilu mempunyai ciri-ciri badan biru. Ia mempunyai karakter spontan dan ekstrovert. Bilu unggul dalam hal aktivitas fisik, namun cenderung ceroboh.

Sementara itu, Mela, ikan yang berwarnya merah mempunyai karakter berlawanan dengan Bilu. Mela berkarakter pendiam dan berpikir dua kali sebelum bertindak. Ia suka membaca buku dan melakukan eksperimen. Jika Bilu terlibat masalah, seringkali Mela yang mencarikan solusi.

Bilu Mela merupakan karakter ciptaan Fajar Nuswantoro. Fajar adalah lulusan IKJ yang sempat bekerja selama delapan tahun di televisi nasional. Fajar memulai bisnis animasinya pada 2012. Bilu Mela adalah karakter pertama yang ia ciptakan, demikian informasi yang redaksi VIVA.co.id dapat via rilis, Senin 27 April 2015.

“Ikan dipilih, karena mempunyai alam berbeda dengan manusia. Dia juga punya aturan hidup sendiri. Diharapkan, hal ini menimbulkan banyak kisah yang belum diketahui manusia,” kata Fajar. 

Sejak awal, Bilu Mela diciptakan tanpa dialog. Fajar sudah menetapkan bahwa animasi ini akan dijual ke pasar internasional. Fajar ingin menggunakan bahasa yang universal supaya Bilu Mela mudah diterima oleh anak-anak seluruh dunia.

Fajar memulai bisnis animasi dengan modal dua komputer. Bisnis animasi yang masih belum berkembang di Indonesia, membuat usahanya terseok-seok. 

Tetapi, ia terus berusaha menyelesaikan Bilu Mela. Gayung bersambut saat film ini memasuki masa setengah produksi. Distributor dari Irlandia, Monster Entertainment, tertarik dengan konsep yang ditawarkan. 

Mereka bekerja sama mendistribusikan Bilu Mela ke seluruh dunia. Namun, atas pertimbangan go international, mereka meminta judul Bilu Mela diubah menjadi Flip Flap. 

Debut internasional dimulai pada acara MIPCOM, di Cannes pada Oktober 2014. Flip Flap menjadi animasi Indonesia yang pertama kali screening. Dalam waktu dekat, Flip Flap akan screening di Kidscreen.

“Paling tidak ini bisa menumbuhkan rasa percay diri bagi masyarakat Indonesia, bahwa film animasi kita bisa bersaing di level dunia”, lanjut Fajar. (asp)

Sumber: life.viva.co.id
Read More

Senin, 27 April 2015

Unik, Raup Rupiah dari Replika Kertas Lakon Anime

Inilah kreativitas puluhan penggemar replika kertas di Malang

Unik, Raup Rupiah dari Replika Kertas Lakon Anime
Gundam unicorn terbuat dari kertas (VIVA.co.id / D.A. Pitaloka (Malang))
Robot berwarna kombinasi putih dan sedikit merah serta abu-abu itu berdiri tegak. Dia disandarkan di pojok ruangan sebuah rumah di Perumahan Layur Indah Kota Malang.

Pada bagian kepalanya, terdapat dua cula berwarna emas. Robot sebesar orang dewasa itu dikenal sebagai karakter anime yang sering disebut Gundam Unicorn. Di Malang, Robot itu terbuat dari kertas.
Komunitas Paper Replika Indonesia (Peri) Regional Malang membuatnya selama dua bulan terakhir. Robot itu terbuat dari 500 lembar kertas manila atau Brief Card (BC) ukuran A4 dan dikerjakan bergantian oleh puluhan anggota Peri Regional Malang.

“Kami ambil desain gratis yang bisa di temukan di internet, kemudian kami resize ukurannya jadi setinggi 1,8 meter,” kata Rizki Arya, anggota Peri Regional Malang.

Rizky dan sekitar 20 anggota aktif Peri lainnya bergantian meluangkan waktu di sela kesibukan kuliah, sekolah atau bekerja untuk menyelesaikan Gundam Unicorn.

Mereka mencetak pola, melipat, menggunting, menempel dan merakit robot dari kertas. Satu robot berukuran setinggi manusia itu terdiri dari ratusan bagian yang dirakit berbeda sebelum disambungkan menggunakan lem ataupun dengan lubang buatan.
“Semuanya 100 persen kertas, tak ada bahan lain seperti plastik atau tembaga,” katanya.

Awalnya, robot gundam itu akan digunakan sebagai kostum untuk sebuah pameran animasi di Malang dalam waktu dekat. Namun setelah hampir jadi, ide pun berubah dan tercetuslah keinginan untuk membuat paper craft Gundam Unicorn dari kertas.
“Sepertinya lebih bagus kalau dijadikan paper craft, untuk kostum anime bisa bikin lain,” katanya.

Meskipun dari kertas, Gundam Unicorn terlihat sangat mirip dengan aslinya. Berbagai detil dan bagian dari anime legendaris Gundam itu betul-betul dibuat seindah model aslinya. “Nanti akan kami pamerkan di salah satu mall di Malang,” katanya.


Desain ada di Internet

Kerajinan kertas atau paper craft sedang populer di Malang setidaknya sejak 2010 lalu. Komunitas yang besar di kalangan mahasiswa ini kini beranggotakan berbagai kalangan lain di luar mahasiswa, seperti pelajar, dosen dan pekerja.

Mereka terdorong untuk berkreasi membuat berbagai figur anime dari desain yang banyak tersebar di internet, “ Ada banyak karakter yang bisa dipakai paper craft, mulai dari karakter Spongebob, Iron Man, sampai karakter lucu dari Jepang, Danbo. Desain bisa diunduh gratis di berbagai web, salah satunya di paper-replika.com,” katanya.

Selain di website, anggota Peri juga sering menciptakan desain mereka sendiri. Umumnya, masing-masing desain di unggah di media sosial masing-masing seperti Facebook.

Untuk menghargai karya cipta, pengguna desain tak berhak memperjual belikan karya mereka yang berasal dari desain orang lain, “Ada yang premium dan gratis," tambahnya.

Jika menggunakan pakai desain gratis hasil karya tak boleh dijual, kecuali seizin pemilik desain yang sudah mendapatkan royalti. "Kalau beli desain premium, karya otomatis sudah jadi milik kita. Desain premium biasanya banyak di-publish di media sosial milik sendiri seperti fanpage Facebook,” kata anggota yang mulai tertarik dengan paper craft sejak tujuh tahun lalu ini.

Satu desain premium, menurutnya, dijual dengan harga antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Jika ingin menjual karya dari desain yang dibagi gratis, seringkali pemilik desain segera mengizinkan tanpa meminta royalti,

“Untuk izin pemilik desain kita juga menjelaskan tujuan menjual karya ini, sebagian besar pemilik desain pasti mengizinkan,meskipun ada juga yang tidak memberi izin. Begitupun untuk menjual karya, harganya harus benar-benar berpatokan pada modal yang keluar, tidak asal-asalan,” katanya.


Tambah pemasukan

Di Peri Regional Malang beberapa anggota mulai menciptakan karya milik mereka sendiri. Meskipun tak ada proses paten hak karya secara resmi, namun aturan main untuk menghargai karya seseorang dipegang erat oleh anggota Peri.

Anggota tak bisa menjiplak desain orang dan menamainya sebagai milik sendiri, “ Komunitas kita terkoneksi lewat berbagai jejaring sosial. Internet memudahkan kami untuk menambah referensi, melebarkan jaringan dan galeri karya. Jadi satu sama lain sebagian besar sudah kenal karakter desainnya,” katanya.

Rizky sendiri memiliki beberapa karakter karyanya sendiri, ada Ongis sekor singa, Gori karakter yang mirip Gorila, Jeje si Jerapah dan Ble anak gajah dari kata Bledug.

Satu paket kertas berpola, plus tutorialnya dijual dengan harga Rp50 ribu, “ ini sempat banyak dibeli beberapa sekolah, sudah satu tahun berjalan, tapi sempat vakum karena kesibukan kuliah,” kata mahasiswa dari Universitas Negeri Malang itu.

Bukan hanya Rizky yang mulai mendapat pemasukan dari hobinya, beberapa anggota Peri Regional Malang juga diminta menjadi guru sukarelawan di sebuah sekolah dasar di Dinoyo, “Mereka mengajar setiap dua minggu sekali, ada tiga teman yang bergantian mengisi. Kesenian ini dianggap bisa meningkatkan kreatifitas pelajar,” katanya.

Jika sedang pameran, sejumlah karya mereka juga banyak diminati pengunjung pameran. Hasilnya, komunitas yang berdiri sejak 2011, itu bisa mandiri dari berbagai pemasukan.
"Komunitas ini tak ada susunan pengurusnya. Tapi dari berbagai pemasukan kami bisa mandiri dan membiayai hobi kami sambil mengasah kreatifitas,” imbuhnya.

Sumber: viva.co.id
Read More

Rabu, 22 April 2015

Padukan Bisnis Travel dan Budaya, Mahasiswa Surabaya Raup Jutaan Rupiah

hadi-kurniawan

Bukan hanya bergerak di bidang pariwisata, bisnis pemuda ini juga bertujuan untuk mengenalkan kebudayaan disetiap lokasi destinasi wisata.

Seorang pebisnis yang bergerak di bidang traveling tentu harus sering melakukan perjalanan wisata. Begitulah prinsip yang dipegang teguh oleh seorang Hadi Kurniawan yang merupakan CEO CV Konsep Global Media, sebuah travel agent yang menggabungkan konsep perjalanan wisata dengan pagelaran kebudayaan. Menurut Hadi, di Indonesia masih belum banyak travel agent yang juga memberikan pertunjukan kebudayaan kepada cutomernya. Peluang bisnis inilah yang coba dikembangkan oleh Hadi melalui travel agent yang didirikannya pada bulan Maret 2014 lalu. Berikut petikan wawancara Studentpreneur dengan Hadi Kurniawan.



Sejak kapan Anda mulai tertarik mendirikan bisnis perjalanan wisata?

Konsep merupakan sebuah lini bisnis yang bergerak di bidang pariwisata dengan tiga sektor bisnis. Diantaranya adalah pemesanan tiket wisata dan paket wisata, kemudian penyalur bakat seni para pemuda di Surabaya dan juga penyedia aplikasi KONSEP travel guide. Ketiga sektor bisnis ini menjadi senjata andalan bagi saya untuk mengembangkan bisnis pariwisata di Indonesia. Saya tertarik menjalankan bisnis pariwisata karena Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di bidang pariwisata dan kebudayaan. Dan kebetulan pada bulan ini merupakan first anniversary Konsep yang berdiri pada Maret 2014 lalu.



Banyak orang yang mendirikan bisnis travel agent, apa yang berbeda dari KONSEP?

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi diatas, KONSEP memiliki tiga sektor bisnis yang berkaitan dengan pariwisata dan kebudayaan. Kami juga bekerja sama dengan hotel-hotel ternama untuk mengadakan event-event kebudayaan untuk mengenalkan para turis akan keindahan negeri ini. Salah satunya adalah mendapat kepercayaan dari Hotel Ciputra untuk menghandle beberapa turis mancanegara yang ingin melihat pertunjukan kebudayaan yang diselenggarakan di Bandara Internasional Juanda pada beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, customer yang ingin melakukan perjalanan wisata bisa melakukan semuanya dengan one stop service melalui KONSEP. Pasalnya, customer nantinya tidak akan menikmati perjalanan wisata saja tetapi juga bisa melihat pertunjukan kebudayaan yang beraneka ragam. Bahkan, melalui aplikasi KONSEP travel guide, customer bukan hanya bisa mengetahui destinasi wisata di suatu kota saja tetapi juga bisa mendapatkan agenda kebudayaannya.



Sudah menyeleanggarakan berapa kali event dan pernah bekerja sama dengan perusahaan apa saja selama ini?

Dalam setahun terakhir ini, KONSEP sudah menyelenggarakan event sebanyak 10 kali. Itu artinya, hampir setiap sebulan sekali kami selalu mengadakan event bertema pariwisata dan kebudayaan. Beberapa perusahaan maupun hotel ternama sudah pernah bekerja sama dengan KONSEP. Diantaranya adalah Hotel Shangrila, Hotel Ciputra, Hotel Majapahit, Garden Palace, Hotel Bumi, Bandara Internasional Juanda, Coffee Toffee dan masih banyak yang lainnya. Selain itu, para talent pun berasal dari sebuah institusi ternama yang melahirkan banyak generasi muda berbakat yang mempertunjukkan kemampuannya di bidang kesenian.



Bagaimana perkembangan bisnis travel di Indonesia sekarang ini?

Dunia pariwisata layaknya industri kreatif di Indonesia sekarang ini juga sedang menunukkan geliatnya. Banyak sekali bisnis-bisnis travel yang bermunculan bak jamur di musim penghujan. Tetapi, masih sedikit sekali bisnis travel yang hanya menunjukkan potensi pariwisata sekaligus kebudayaan lokal setempat. Padahal, kebudayaan di Indonesia ini tidak kalah dengan yang ada di luar negeri karena memiliki ratusan suku dengan kebudayaannya masing-masing.

Disisi lain, perjalanan wisata di Indonesia juga dinilai masih mahal oleh banyak turis mancanegara maupun turis domestik. Hal itu disebabkan oleh pemerintah yang kurang bisa mengembangkan potensi bisnis pariwisata. Banyak sekali infrastruktur pariwisata yang perlu dibenahi untuk mendukung geliat bisnis pariwisata dan kebudayaan. Bukan hanya akses atau jalan menuju lokasi wisata saja tetapi juga banyak sekali fasilitas umum di lokasi wisata yang kurang memadai. Oleh karena itu, pemerintah tentunya harus terlibat penuh untuk mendukung bisnis di sektor pariwisata dan kebudayaan.



Berapa harga yang ditawarkan serta customer yang didapat untuk sekali melakukan perjalanan wisata?

Terkait dengan harga, tentu hal ini tidak bisa dibuat standarnya. Pasalnya, harga sekali perjalanan wisata ditentukan oleh banyak faktor. Semakin jauh lokasi destinasi wisata yang ditempuh tentu harganya akan semakin mahal jika dibandingkan yang jaraknya dekat. Fasilitas dan juga agenda kebudayaan yang diikuti pun juga menjadi faktor penentu harga sebuah perjalanan wisata.

Sekali event, kami biasanya rata-rata mencapai 2 jam dengan berbagai pertunjukan kebudayaan seperti tari-tarian. Biasanya, talent yang terlibat mencapai 100 orang dan bisa meraup turis domestik ataupun mancanegara hingga mencapai 300-400 orang. Tentu tidak mudah menghandle orang yang jumlahnya mencapai ratusan. Tapi semua itu terbayar saat para turis memberikan apresiasi positif serta menginginkan pertunjukan tariannya ditampilkan sekali lagi. Itu artinya, para turis sangat senang dan menikmati pertunjukan yang ditampilkan.



Lalu, tidak takut kalah bersaing dengan travel agent yang lainnya?

Sebagai travel agent yang usianya masih seumur jagung, tentu kami harus belajar banyak dari para pebisnis travel agent senior. Tapi, hal itu tidak membuat saya dan menjadi ciut untuk bersaing dengan mereka. Pasalnya, kami memiliki target pasar tersendiri yang belum banyak digarap oleh yang lainnya. Biasanya kami memang diremehkan, tapi setelah melihat beberapa prestasi yang berhasil dicapai, banyak orang yang mulai mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh KONSEP. Beberapa paket perjalanan wisata yang ditawarkan oleh KONSEP pun sangat berbeda dengan yang banyak ditawarkan oleh travel agent lainnya.



Apa sih yang perlu diperhatikan agar bisa sukses menjalankan bisnis perjalanan wisata?
Menjalankan sebuah bisnis, khususnya yang berkaitan dengan pariwisata tentu harus memiliki passion yang tinggi untuk melakukan perjalanan wisata. Pasalnya, bagaimana seorang CEO yang bergerak di bidang pariwisata bisa mejelaskan kepada customer tentang potensi keindahan pariwisata disuatu tempat jika dirinya belum pernah pergi ke tempat tersebut. Jadi, seorang pebisnis tarvel agent wajib melakukan perjalanan wisata agar tahu potensi wisata apa saja yang bisa ditawarkan kepada customer.

KONSEP merupakan singkatan dari Konfigurasi Seni Pariwisata yang menggabungkan dunia pariwisata dengan kebudayaan. Saya pun memiliki hobi yang menjadi passion untuk selalu mengeksplorasi kebudayaan dan pariwisata yang ada di Indonesia. Sekalipun sedikit memiliki pengetahuan terkait dunia kebudayaan tapi saya tidak ragu untuk menggandeng talent-talent berbakat di bidang kesenian untuk bergabung dengan KONSEP. Jadi, pengalaman saya melakukan perjalanan wisata dan juga tim hebat di bidang lainnya yang akhirnya membuat KONSEP bisa melakukan banyak hal hebat seperti sekarang.



Bagaimana cara Anda membangun sebuah tim yang hebat?

Membangun sebuah tim yang hebat di dunia bisnis memang bukanlah hal yang mudah. Semua pebisnis pun pasti merasakan hal yang sama seperti saya. Apalagi berkecimpung di dunia bisnis pariwisata. Pasalnya, sering sekali saya merekrut karyawan yang ternyata tidak pernah melakukan perjalanan wisata. Akhirnya, mereka pun seperti tidak bersemangat untuk bekerja lebih baik karena terkendala akan pengetahuannya di bidang pariwisata. Padahal, karyawan tersebut memiliki keahlian yang sangat tinggi di bidangnya masing-masing seperti IT maupun desain grafis. Oleh karena itu, saat menjalankan bisnis pariwisata sebaiknya jangan asal merekrut seorang karyawan. Carilah karyawan yang memiliki latar belakang pernah melakukan perjalanan wisata ke banyak destinasi wisata bahkan yang ekstrem sekalipun. Sekarang ini, KONSEP sudah memiliki tim yang cukup solid karena sesuai dengan visi dan misi serta slogannya, yakni “sesudah pulang, pergi lagi”. Hal inilah yang tertanam disetiap tim KONSEP bahwa sesudah pulang pun akan terus melakukan perjalanan wisata lagi, lagi dan lagi.



Bagaimana cara Anda menjalankan bisnis dengan kuliah bersama-sama saat ini jika memiliki konsep sudah pulang, pergi lagi?

Sungguh pertanyaan yang membuat saya dilema untuk menjawabnya. Pasalnya, menjalankan bisnis tentu akan memberikan keuntungan tersendiri dalam hal materi bagi saya. Tetapi pendidikan juga merupakan hal yang utama agar bisa menyelesaikannya dengan baik. Sejauh ini, di Indonesia masih menganut konsep bahwa pebisnis yang juga menyelesaikan pendidikan kuliah adalah hal yang utama. Walaupun banyak contoh pebisnis dari luar negeri yang sukses tanpa pendidikan formal namun hal tersebut belun berlaku di Indonesia. Jadi, terkadang menjadi pilihan yang sulit saat mengikuti perkuliahan tiba-tiba ada customer yang telepon untuk melakukan deal perjalanan wisata. Sekarang saya sudah semester delapan dan sedang tahap magang, jadi bukan waktu yang tepat untuk menyatakan mundur dari bangku kuliah. Mohon doanya agar kuliah lancar dan bisnis saya pun sukses.



Terakhir, apa saran bagi para pebisnis pemula yang ingin memulai bisnisnya?

KONSEP benar-benar bukan hanya sekedar menjalankan bisnis untuk meraup banyak keuntungan semata. Kami tidak hanya mengutamakan profit saja, tetapi juga memberikan dampak positif kepada masyarakat luas. Diantaranya adalah memberikan edukasi terkait dunia pariwisata dengan mengenalkan potensi wisata dan kebudayaan si suatu lokasi atau destinasi wisata di segala penjuru Indonesia. Oleh karrena itu, dalam menjalankan suatu bisnis sebaiknya produk Anda bisa memberikan manfaat kepada banyak orang. Produk Anda harus bisa menjadi solusi atas sebuah permasalahan yang ada di masyarakat. Dengan begitu, bisnis berjalan bukan hanya memberikan keuntungan pada perusahaan Anda saja tetapi juga memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

Padukan Bisnis Travel dan Budaya, Mahasiswa Surabaya Raup Jutaan Rupiah studentpreneur indonesia best people  studentpreneur

hadi-kurniawan

Potensi menjalankan bisnis pariwisata di Indonesia masih sangat terbuka lebar. Paling tidak, itulah yang dirasakan oleh Hadi Kurniawan bersama timnya yang mendirikan CV Konsep Global Media, sebuah bisnis yang bergerak di bidang pariwisata dan kebudayaan. Terinspirasi oleh artikel ini? Bagikan untuk teman-teman Anda di social media ya! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur.

Sumber: viva.co.id, 
Sumber: studentpreneur.co (Agus Fariansyah) 
             
Read More

Senin, 06 April 2015

Australia Tingkatkan Kuota Beasiswa New Colombo Plan 2016

Pemerintah Australia kembali membuka kesempatan bagi ratusan mahasiswa di negaranya untuk menimba ilmu diberbagai perguruan tinggi yang ada di kawasan Indo-pasifik melalui program beasiswa New Colombo Plan (NCP). Pada tahun ini quota mahasiswa yang bisa mendapatkan beasiswa NCP semakin ditingkatkan menjadi 4750 orang mahasiswa dari sebelumnya 4400 orang mahasiswa.

Menteri Luar Negeri Federal Australia, Julie Bishop dan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Federal, Chritopher Pyne, Kamis (2/4) mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi mahasiswa Australia yang berminat mengikuti program beasiswa ini untuk tahun 2016 mendatang.

“Program Beasiswa New colombo Plan (NC) merupakan inisiatif  yang ditanda tangan Pemerintah Australia untuk mengangkat pengetahuan tentang generasi muda Australia mengenai Indo-Pasifik dengan mendukung mahasiswa Australia untuk belajar dan melakukan magang di kawasan itu, "kata Menteri Bishop.

"Pada tahun 2016 ini program Beasiswa NCP akan menyediakan dana hibah mobilitas bagi sekitar 4750 orang mahasiswa seiring dengan berkembangnya program beasiswa ini sehingga dapat menawarkan kesempatan yang  lebih banyak untuk mahasiswa Australia untuk tinggal, belajar dan bekerja di Indo-Pasifik," katanya

Pada pelaksanaan beasiswa NCP tahun 2014 dan 2015 lalu, program ini mendukung lebih dari 4400 mahasiswa untuk mengambil sementer singkat dan semester panjang serta penelitian di kawasan Indo-Pasifik. Lebih dari 109 mahasiswa menerima beasiswa bergensi dari inisiatif New Colombo Plan ini.

“Program Beasiswa NCP terbuka untuk mahasiswa Australia dari berbagai disiplin ilmu dan mendukung mahasiswa dari berbagai bidang mulai dari hukum, bisnis, kedokteran, teknik, Teknologi Informasi hingga penataan kota (urban planning),” kata Menteri Pyne.

Menurut Pyne peningkatan utama dalam pelaksanaan program NCP tahun 2016 adalah pengenalan pendanaan multi-tahun untuk proyek-proyek mobilitas yang dapat mendukung perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa dalam jangka panjang dan peningkatan yang berkelanjutan bagi mahasiswa Australia selama berada di universitas mereka,”

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor bisni dapat memperpanjang kesempatan bagi mahasiswa Australia dibawah beasiswa New Colombo Plan dan akan juga dapat lebih mendorong mereka,” katanya.

“Pihak perguruan tinggi yang dituju akan mendukung pembangunan kemitraan yang inovatif dengan komunitas bisnis di Australia dan seluruh kawasan untuk menciptakan kesempatan baru bagi mahasiswa program NCP untuk menjalani program magang dan bimibingan selama mereka menimba ilmu,” kata Menteri Bishop.

Mahasiswa yang mengikuti program NCP ini akan memperoleh dana sebesar 100 juta dolar Australia selama 5 tahun dalam betuk beasiswa. 

Dengan dana hibah itu, para penerima bisa menggunakannya untuk mengikuti program semester, program kursus singkat/short course, program magang dan mentorships di empat negara, yakni Indonesia, singapura, Jepang dan Hongkong

Mahasiswa Australia yang berkuliah di Indonesia dari tahun ke tahun semakin banyak. Pada tahun 2015, sedikitnya akan ada 550 mahasiswa baru dari Australia yang menempuh study di Indonesia. 

Sumber: viva.co.id
Read More

Kamis, 19 Maret 2015

10 Lulusan Jurusan Universitas yang Mungkin Hampir Percuma

Memilih perguruan tinggi untuk tujuan masa depan haruslah dipikirkan matang-matang, bukan hanya sekedar mengikuti teman ataupun asal masuk kuliah. Karena faktanya jurusan yang kita pilih tak selalu menentukan kita akan bekerja sesuai dengan jurusan tersebut. Atau saat memilih kuliah yang bukan sesuai minat, bisa-bisa jadi mahasiswa salah masuk jurusan, dan buat tidak karuan saat kuliah karena setengah hati menjalankannya.


Dari sekian banyak jurusan perkuliahan yang menghasilkan lulusan terbaik dibidangnya, mungkin terdapat beberapa jurusan yang sepertinya sudah tidak lagi menarik perhatian para penawar kerja. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dibulan Agustus 2014, pengangguran terdidik alias salah satunya lulusan perguruan tinggi atau universitas seperti S1 mengalami kenaikan mencapai lebih dari 400.000 jiwa yang setara dengan 5,9 persen dari keseluruhan pengangguran terbuka lebih dari 7 juta jiwa. Cek disini untuk melihat data pengangguran terdidik dari BPS.

Memilukan bukan? Meskipun dibandingkan dengan SMA atau SMK yang berada diposisi 11 persen dari total pengangguran, tetap saja titel sarjana sedikit tercoreng. 

Berikut adalah 10 lulusan jurusan di Universitas yang mungkin hampir percuma di era modern saat ini terkait dengan lapangan pekerjaan:


1. Musik

Ironis memang di era serba instan ini disatu sisi menjadikan beberapa diantara pelaku musik atau musisi atau yang berjiwa musik mampu berkarya dengan cemerlang lewat internet, namun disisi lain kehadiran jurusan musik di perguruan tinggi seolah bukan lagi hal yang menarik.

Jika kita tidak berminat menjadi seorang guru les musik, dan mengejar sebagai pelaku musik sesungguhnya, rasa-rasanya terbukti banyak orang menjadi populer dan dihargai bahkan memperoleh penghargaan musik dengan hanya mengupload karyanya lewat sebuah kanal video di Youtube.

Tingkat pengangguran lulusan jurusan musik ini terbilang mengkhawatirkan yakni sekitar 9,2 persen berdasarkan data 2014. Meskipun memang banyak lulusan jurusan musik yang mendapatkan gaji besar.

2. Ilmu Politik dan Pemerintahan

Anda ingin menjabat di pemerintahan? Jika iya, mungkin ijazah jurusan tersebut bukan lagi hal penting, karena faktanya para pejabat pemerintahan terpilih tidak lagi dilihat dari ijazahnya. Atau tanpa harus kuliah dalam bidang politik sekalipun Anda bisa meraih jabatan tinggi di DPR atau DPRD dengan lulusan SMA atau Diploma atau jurusan S1 lainnya selain Ilmu Politik dan Pemerintahan.

Mungkin sedikit berlebihan tapi itulah faktanya yang terjadi bukan hanya di Indonesia saja namun juga negara lainnya. Data menunjukkan sekitar 6-9 persen lulusan jurusan tersebut menganggur.

3. Manajemen Perhotelan

Menjadi seorang Manajer Hotel mungkin tak harus lulus sebagai sarjana manajemen perhotelan. Karena faktanya untuk menjadi seorang Manajer bermula dari bawah, merangkak bekerja keras melakukan yang terbaik hingga dipromosikan sebagai Manajer. Kecuali seorang anak pemilik perusahaan hal itu bisa terjadi. Tingkat pengangguran lulusan ini mencapai 9,1 persen.

4. Pertanian

Berminat menjadi seorang manajer pertanian? Jika iya solusinya bisa kuliah di universitas jurusan pertanian atau juga bisa tidak. Karena saat ini, manager pertanian tidak lagi banyak dibutuhkan. Karena jarang sekali atau tidak ada pemilik pertanian atau peternakan yang memperkerjakan lulusan sarjana pertanian. 

Seperti yang dikatakan Hermanto S.E yang juga anggota komisi IV DPR-RI pada artikel yang dilansir mediatani.com bahwasanya, penyuluh pertanian di lapangan kebanyakan bukan dari lulusan sarjana pertanian, namun dari lulusan diploma dan sarjana jurusan lainnya di seluruh Indonesia.

Terlebih jika memang benar jadi program Presiden Jokowi menugaskan BABINSA (Bintara Pembina Desa)  untuk menjadi penyuluh pertanian, Hermanto yang juga lulusan IPB tersebut menggerutu.

"Kalau Babinsa yang direkrut jadi tenaga penyuluh itu jumlahnya 50 ribu orang, maka sebanyak itu pula sarjana dan diploma pertanian yang akan menganggur"



Akan lebih baik jika lulusan sarjana pertanian berinovasi dengan hal-hal berkaitan peningkatan hasil pertanian. Nampaknya sangat membantu bagi pertanian dan peternakan di Indonesia, agar impor tak lagi membudal.

5. Jurnalistik

Berapa banyak Jurnalis yang benar-benar lulusan jurnalistik? Mungkin hanya sedikit dari kebanyakan jurnalis. Terlebih saat ini untuk menjadi jurnalis siapapun bisa melakukannya dengan mudah. Salah satunya dengan memiliki blog atau website atau mengirimkan tulisan kepada penerbit atau membuat buku sendiri yang bisa dijual diinternet seperti di nulisbuku.com atau google book. Angka pengangguran lulusan jurnalistik ini mencapai 6 hingga 10 persen dari total lulusan jurnalistik.

6. Sastra Inggris

Ingin lancar berbahasa inggris, dengan belajar dikursus pun bisa jadi. Kecuali untuk menjadi pengajar bahasa inggris atau dosen bahasa inggris atau memang pekerjaan yang benar-benar memerlukan ijazah prodi bahasa inggris, maka ijazah lulusan sastra inggris sangat diperlukan. Tapi faktanya kebanyakan lulusan ini tidak sesuai pekerjaannya dengan jurusan yang diambil. Diakui atau tidak saat ini banyak orang lancar berbahasa inggris karena belajar di kursus yang langsung praktek berbicara bukan sekedar teori.

Seperti yang dilansir bisnis.liputan6.com dalam artikelnya, pengangguran sarjana lulusan bahasa inggris mencapai 6,7 persen, dan untuk lulusan barunya sekitar 9,2 persen.  

Meskipun untuk tahu banyak teknologi, dan menjadi jurnalis internasional saat ini lulusan bahasa inggris tidak lagi begitu dibutuhkan. Meskipun banyak diantaranya menjadi penerjemah, namun sekali lagi menterjemahkan bisa lewat google translator, bing translator yang kemudian diperbaiki lagi hingga benar-benar menghasilkan terjemahan yang baik.

7. Antropologi dan Arkeologi

Jurusan ini terbilang jarang di Indonesia, begitupun dengan lulusannya yang benar-benar meneliti bagian-bagian dari sejarah masa lalu lewat penemuan artefak dan sejenisnya. Terbukti dengan rata-rata pengangguran dari lulusan jurusan Antropologi mencapai 6,9 persen, dan 10,5 persen untuk lulusan terbaru.

8. Film dan Seni Visual

Seperti halnya lulusan musik, lulusan jurusan film dan seni visual tampaknya tak terlalu banyak dilirik dan kurang ngefek dalam bidangnya. Untuk menjadi sutradara ternama seperti Steven Spielberg bisa langsung dimulai membuat video pendek dan diupload di youtube.

Bahkan film saat ini banyak dipengaruhi oleh editing gambar dan video seperti Photoshop dan lainnya, jika saja kita ahli dalam menggunakan software tersebut, mungkin kualitas film atau gambar yang dibuat bisa menghasilkan film keren dan disukai banyak orang di youtube dan membuka kesempatan luas.

9. Human Resources

Dimasa lalu, jika sebuah perusahaan menginginkan perekrutan karyawan baru maka diperlukan HR untuk melakukan wawancara. Masih banyak memang perusahaan yang memerlukan HR, namun dengan adanya koneksi, kehadiran media sosial dan prestasi lainnya lama kelamaan HR tak lagi begitu berfungsi baik.

10. Seni Rupa

Seorang seniman yang berkarakter memang terbilang jarang sekali, mungkin itu salah satu gunanya jurusan seni rupa agar menghasilkan lulusan karismatik mdan berkarya luar biasa dalam bidang seni. Namun faktanya lulusan jurusan seni tidak banyak mendapatkan gaji dari kebanyakan pekerja lainnya. Kecuali seniman yang benar-benar populer.

Bukan berarti ke-10 jurusan tersebut tidak baik, bukan pula demi mengejar gaji dan pekerjaan jurusan tersebut tidak baik. Hanya saja, berdasarkan temuan fakta dari data pengangguran dan faktor kebutuhan lapangan pekerjaan, sudah mulai tidak begitu diminati.

Paling penting adalah belajar sebaik mungkin, berkarya dan memiliki skill yang baik atau melebihi orang lain dalam bidang yang sama, terbukti memberikan kemudahan bagi lulusan disetiap jurusan. Akan tetapi keuletan serta keburuntungan masih jadi faktor yang tidak bisa diremehkan.

Harus diakui lulusan jurusan apapun tidak menjamin 100 persen langsung bekerja sesuai bidangnya, malah banyak yang tidak sesuai dengan jurusannya.  Sehingga pada akhirnya kuliah adalah untuk menimba ilmu, mengembangkan skill dan mencari pengalaman serta sahabat. Saat lulus kuliah ilmu, skill, keuletan dan keberuntungan serta passion mungkin yang menentukan masa depan masing-masing lulusan sarjana.

Semua kembali, pada diri masing-masing, ilmu yang diperoleh saat perkuliahan apapun itu jangan sampai sia-sia, karena kembali lagi pekerjaan kita bisa sesuai atau tidak dengan jurusan yang kita ambil.

Seperti yang diungkapkan Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar tahun 2013 menyatakan bahwa:

Penyebab utama pengangguran terdidik sebenarnya adalah berkembangnya lapangan kerja yang tidak sesuai dengan jurusan yang mereka tempuh, sehingga para lulusan yang berasal dari jenjang pendidikan atas baik umum maupun kejuruan dan tinggi tersebut tidak dapat terserap ke dalam lapangan pekerjaan yang ada. Akan tetapi fakta lembaga pendidikan di Indonesia hanya menghasilkan pencari kerja, bukan pencipta kerja. Padahal, untuk menjadi seorang lulusan yang siap kerja, mereka perlu tambahan keterampilan di luar bidang akademik yang mereka kuasai.

Perlu diingat pula, proses pendidikan di perguruan tinggi tak sekadar pencetak tenaga kerja dan berorientasi pasar. Terdapat sisi dan fungsi penting lain dari penyelenggaraan pendidikan tinggi, termasuk yang bergerak di pendidikan vokasi.

Seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pendidikan tinggi berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak, serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Fungsi lain ialah mengembangkan sivitas akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, dan kooperatif melalui pelaksanaan Tridharma. Pendidikan tinggi juga berfungsi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai humaniora.

Catatan:

Tulisan ini merupakan opini penulis, bukan mengenai mudah tidaknya mencari pekerjaan, tetapi lebih pada bagaimana lulusan jurusan tersebut memanfaatkan ilmunya sesuai dengan lapangan pekerjaan. 

Mungkin masih banyak yang harus diperbaiki. Untuk itu jika ada yang mengetahui informasi lebih lengkap, silahkan memberikan saran positif dan sopan di kolom komentar.

Referensi: 
Data Jumlah Pengangguran Terdidik di Indonesia: http://www.bps.go.id/index.php/brs/234 
http://bisnis.liputan6.com/read/547878/10-jurusan-saat-kuliah-yang-mengancam-karier 
http://www.answers.com/article/1190287/12-almost-useless-college-degrees
http://www.mediatani.com/2015/01/babinsa-jadi-penyuluh-sarjana-pertanian.html 
http://edukasi.kompas.com/read/2015/02/04/12590071/Ijazah.Saja.Kini.Tak.Cukup.Lagi 
http://jurnalilmiahtp2013.blogspot.com/2014/01/tingginya-tingkat-pengangguran-sarjana.html

Sebelum berkomentar mohon di baca kembali seluruh isi dari tulisan ini! jika perlu cek data dari referensi yang dicantumkan.

Sumber: Gomuda.com
Read More

Kamis, 12 Maret 2015

Kisah Bocah 13 Tahun Kuliah S2 Hebohkah Netizen

Sushma Verma gadis berkebangsaan India ini menghebohkan netizen bagaimana tidak diusianya yang baru saja menginjak 13 tahun dirinya sudah menjadi mahasiswi S2 jurusan mikrobiologi.

                                              Kisah Bocah 13 Tahun Kuliah S2 Hebohkah Netizen
                                              
Dikampung halamannya Uttar Pradesh Sushma Verma sangatlah terkenal karena kepandaiannya Seperti dimuatNews.com.au gadis india ini merupakan pendobrak niat belajar gadis - gadis India lainnya di daerahnya Uttar Pradesh yang sangat terkenal dengan beberap anak gadis yang tidak mau bersekolah.

Sushma Verma yang lahir dari keluarga menengah ke bawah di India utara ini telah terdaftar sebagai salah satu calon penerima gelar master dalam mikrobiologi,  Ayah Sushma yang sudah mengorbankan tanah keluarga hanya demi membiayai kuliah sushma ini berharap jika anaknya bisa menjadi lebih baik, dan 'terlempar' ke kelas menengah.


Sushma sendiri meyelesaikan pendidikan SMA nya pada usia 7 tahun dan bergelar sarjana pada usia 13 tahun. keberhasilan Sushma ini didapatkan hanya dari motivasi pengorbanan yang dilakukan keluarganya serta pengorbanan dan dorongan dari orangtuanya yang tak berpendidikan dan miskin.


"Dalam wawancara yang dilakukan oleh Sushma gadis jenius ini mengatakan bahwa keluarganya memperbolehkan dirinya melakukan apa saja dan menentukan pilihan. Dan juga Sushma berpesan kepada para orang tua lainnya yang ada di dunia ini bahwa dirinya berpesan agar orang tua di dunia tidak terlalu mekaksakan pilihan mereka pada anak-anak mereka," Ucap Sushma Verma


Kehidupan Sushma cukup mengharukan ia tinggal bersama 3 adiknya di apartemen sempit dengan hanya satu kamar di Lucknow, ibukota negara bagian Uttar Pradesh. Pendapatan ayah Sushma yang hanya sedikit yaitu sekitar 200 rupee atau jika di rupiahkan sekitar 35ribu rupiah dari bekerja di tempat konstruksi bangunan. Keluarga Sushma mengaku harta yang paling berharga adalah meja belajar dan komputer bekas.

"Sushma pun mengungkapkan bahwa kondisinya ini tidaklah bagus untuk belajar namun inilah yang dimiliki sekarang ini. tidak semua yang diinginkan harus terpenuhi " Ucap Sushma 

                                               Gadis Jenius Sushma Verma Dari India

Tidak memiliki tv di rumah menurut Sushma adalah suatu yang menguntungkan karena kita jadi sibuk belajar terus menerus tanpa memikirkan hal yang lain kecuali hanya belajar.


Meski perkuliahan S2-nya di Lucknow BR Ambedkar Central University dimulai pada 23 September 2013,gadis pintar ini tidak malu bolak - balik kampus dengan diantar ayahnya dengan sepeda bahkan untuk bertemu dengan dosen saat kelas belum dimulai.

Setelah kisah Sushma Verma ini dishare di media sosial kini Sushma Verma makin terkenal dan menjadi motivasi bagi para netizen yang membaca kisah hebat Sushma Verma ini keluarga miskin yang mampu memotivasi seluruh dunia khususnya dunia pendidikan.

Sumber: hanyatauaja.blogspot.com
Read More

Mengenai Saya

Foto saya
facebook.com/iqbal.alhabsi - iqballsyaif@gmail.com
Designed ByBlogger Templates