Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2015

Unik, Raup Rupiah dari Replika Kertas Lakon Anime

Inilah kreativitas puluhan penggemar replika kertas di Malang

Unik, Raup Rupiah dari Replika Kertas Lakon Anime
Gundam unicorn terbuat dari kertas (VIVA.co.id / D.A. Pitaloka (Malang))
Robot berwarna kombinasi putih dan sedikit merah serta abu-abu itu berdiri tegak. Dia disandarkan di pojok ruangan sebuah rumah di Perumahan Layur Indah Kota Malang.

Pada bagian kepalanya, terdapat dua cula berwarna emas. Robot sebesar orang dewasa itu dikenal sebagai karakter anime yang sering disebut Gundam Unicorn. Di Malang, Robot itu terbuat dari kertas.
Komunitas Paper Replika Indonesia (Peri) Regional Malang membuatnya selama dua bulan terakhir. Robot itu terbuat dari 500 lembar kertas manila atau Brief Card (BC) ukuran A4 dan dikerjakan bergantian oleh puluhan anggota Peri Regional Malang.

“Kami ambil desain gratis yang bisa di temukan di internet, kemudian kami resize ukurannya jadi setinggi 1,8 meter,” kata Rizki Arya, anggota Peri Regional Malang.

Rizky dan sekitar 20 anggota aktif Peri lainnya bergantian meluangkan waktu di sela kesibukan kuliah, sekolah atau bekerja untuk menyelesaikan Gundam Unicorn.

Mereka mencetak pola, melipat, menggunting, menempel dan merakit robot dari kertas. Satu robot berukuran setinggi manusia itu terdiri dari ratusan bagian yang dirakit berbeda sebelum disambungkan menggunakan lem ataupun dengan lubang buatan.
“Semuanya 100 persen kertas, tak ada bahan lain seperti plastik atau tembaga,” katanya.

Awalnya, robot gundam itu akan digunakan sebagai kostum untuk sebuah pameran animasi di Malang dalam waktu dekat. Namun setelah hampir jadi, ide pun berubah dan tercetuslah keinginan untuk membuat paper craft Gundam Unicorn dari kertas.
“Sepertinya lebih bagus kalau dijadikan paper craft, untuk kostum anime bisa bikin lain,” katanya.

Meskipun dari kertas, Gundam Unicorn terlihat sangat mirip dengan aslinya. Berbagai detil dan bagian dari anime legendaris Gundam itu betul-betul dibuat seindah model aslinya. “Nanti akan kami pamerkan di salah satu mall di Malang,” katanya.


Desain ada di Internet

Kerajinan kertas atau paper craft sedang populer di Malang setidaknya sejak 2010 lalu. Komunitas yang besar di kalangan mahasiswa ini kini beranggotakan berbagai kalangan lain di luar mahasiswa, seperti pelajar, dosen dan pekerja.

Mereka terdorong untuk berkreasi membuat berbagai figur anime dari desain yang banyak tersebar di internet, “ Ada banyak karakter yang bisa dipakai paper craft, mulai dari karakter Spongebob, Iron Man, sampai karakter lucu dari Jepang, Danbo. Desain bisa diunduh gratis di berbagai web, salah satunya di paper-replika.com,” katanya.

Selain di website, anggota Peri juga sering menciptakan desain mereka sendiri. Umumnya, masing-masing desain di unggah di media sosial masing-masing seperti Facebook.

Untuk menghargai karya cipta, pengguna desain tak berhak memperjual belikan karya mereka yang berasal dari desain orang lain, “Ada yang premium dan gratis," tambahnya.

Jika menggunakan pakai desain gratis hasil karya tak boleh dijual, kecuali seizin pemilik desain yang sudah mendapatkan royalti. "Kalau beli desain premium, karya otomatis sudah jadi milik kita. Desain premium biasanya banyak di-publish di media sosial milik sendiri seperti fanpage Facebook,” kata anggota yang mulai tertarik dengan paper craft sejak tujuh tahun lalu ini.

Satu desain premium, menurutnya, dijual dengan harga antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Jika ingin menjual karya dari desain yang dibagi gratis, seringkali pemilik desain segera mengizinkan tanpa meminta royalti,

“Untuk izin pemilik desain kita juga menjelaskan tujuan menjual karya ini, sebagian besar pemilik desain pasti mengizinkan,meskipun ada juga yang tidak memberi izin. Begitupun untuk menjual karya, harganya harus benar-benar berpatokan pada modal yang keluar, tidak asal-asalan,” katanya.


Tambah pemasukan

Di Peri Regional Malang beberapa anggota mulai menciptakan karya milik mereka sendiri. Meskipun tak ada proses paten hak karya secara resmi, namun aturan main untuk menghargai karya seseorang dipegang erat oleh anggota Peri.

Anggota tak bisa menjiplak desain orang dan menamainya sebagai milik sendiri, “ Komunitas kita terkoneksi lewat berbagai jejaring sosial. Internet memudahkan kami untuk menambah referensi, melebarkan jaringan dan galeri karya. Jadi satu sama lain sebagian besar sudah kenal karakter desainnya,” katanya.

Rizky sendiri memiliki beberapa karakter karyanya sendiri, ada Ongis sekor singa, Gori karakter yang mirip Gorila, Jeje si Jerapah dan Ble anak gajah dari kata Bledug.

Satu paket kertas berpola, plus tutorialnya dijual dengan harga Rp50 ribu, “ ini sempat banyak dibeli beberapa sekolah, sudah satu tahun berjalan, tapi sempat vakum karena kesibukan kuliah,” kata mahasiswa dari Universitas Negeri Malang itu.

Bukan hanya Rizky yang mulai mendapat pemasukan dari hobinya, beberapa anggota Peri Regional Malang juga diminta menjadi guru sukarelawan di sebuah sekolah dasar di Dinoyo, “Mereka mengajar setiap dua minggu sekali, ada tiga teman yang bergantian mengisi. Kesenian ini dianggap bisa meningkatkan kreatifitas pelajar,” katanya.

Jika sedang pameran, sejumlah karya mereka juga banyak diminati pengunjung pameran. Hasilnya, komunitas yang berdiri sejak 2011, itu bisa mandiri dari berbagai pemasukan.
"Komunitas ini tak ada susunan pengurusnya. Tapi dari berbagai pemasukan kami bisa mandiri dan membiayai hobi kami sambil mengasah kreatifitas,” imbuhnya.

Sumber: viva.co.id
Read More

Rabu, 22 April 2015

Gadis Kecil Ini Sukses Bangun Kerajaan Bisnis dari Hobinya

Pendapatan per bulan dari iklan saja mencapai US$127 ribu.

Gadis Kecil Ini Sukses Bangun Kerajaan Bisnis dari Hobinya
Aksi Charli dan adiknya. (Daily Mail)
Mini-Martha Stewart, yang dikenal dengan nama Charli, baru berusia delapan tahun. Namun, gadis 
cilik asal Australia ini sudah berhasil membangun kerajaan bisnisnya sendiri.

Dilansir Daily Mail, Jumat 17 April 2015, Charli sukses dari hobinya memposting video lucu yang menampilkan resep membuat kue dan permen. Tak tanggung-tanggung pendapatan per bulan dari iklan saja mencapai US$127 ribu.


Charli menamai Youtubenya dengan CharlisCraftyKitchen, yang berisi kumpulan tutorial membuat kue. Saluran itu langsung booming dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun.

Charli bersama dengan adiknya yang masih berusia lima tahun menjalankan perannya sebagai host. Penampilan lucu mereka berdua menarik rata-rata 29 juta viewer yang menonton video mereka.


Kue yang dia buat cukup sederhana, seperti oreo cookies. Namun, dialog mereka yang lucu, dilengkapi dengan kostum mereka, membuat jutaan penonton selalu menanti video unduhan lainnya.

Video yang menampilkan tutorial donat pelangi telah ditonton lebih dari 6,5 juta orang.

"Mereka telah membuat sukses besar dalam rumah tangga kami. Terima kasih," ujar sang ibu. (asp)

Sumber: viva.co.id
Read More

Selasa, 21 April 2015

Sepatu 'Ajaib,'Bisa Membesar Mengikuti Ukuran Kaki

Sepatu itu juga awet hingga lima tahun.

Sepatu 'Ajaib,'Bisa Membesar Mengikuti Ukuran Kaki
Kini ada sepatu anak yang bisa membesar sesuai ukuran kaki. (Dok. Because International)

Sepatu anak-anak sering tidak awet karena pertumbuhan kaki yang cepat. Tidak jarang, para orang tua memilih untuk membelikan sepatu dengan ukuran lebih besar dari seharusnya. 

Kini, hal itu tidak perlu lagi, karena ada sebuah inovasi terbaru. Yakni, sepatu yang bisa 'tumbuh' dan membesar.

Dilansir dari Metro.co.uk, ide ini digagas oleh Kenton Lee ketika bekerja dan tinggal di Nairobi, Kenya. Ia melihat anak-anak yang berlarian tanpa memakai alas kaki, untuk melindungi telapaknya.

Desain sepatu unik karya Lee sudah melalui proses hak paten. Sepatu ini memungkinkan ukurannya untuk membesar dan 'tumbuh', mulai dari ukuran 5 hingga 12. Ken memperkirakan, sepatu tersebut bisa bertahan hingga 5 tahun.

Lee bekerja sama dengan sebuah organisasi yang membantu dalam pengiriman sepatu ke panti asuhan di Afrika. Sepatu tersebut memiliki sol karet yang cukup keras, untuk melindungi kaki si pemakai. Tentu dengan bahan kulit lembut untuk bagian atas sepatu.

Di sisi kanan dan kiri memungkinkan untuk melebar, disesuaikan dengan kaki pemakai saat tumbuh besar. Tali pada jari kaki dapat dipindahkan sesuai ukuran. Membuat sepatu seperti tampak seperti biasa. Ada pula gesper di bagian belakang yang dapat diubah untuk meningkatkan penampilan.

Setelah terjual, epatu ini akan dikirim ke anak-anak di Nairobi, Kenya. Ya, karya Lee ini tak lebih dari kegiatan amal untuk anak-anak yang tidak memakai alas kaki untuk kesehariannya.

Sepasang sepatu ini dibandrol dengan hara 20 poundsterling atau setara Rp385 ribu. Bila membeli dalam jumlah besar, seperti 100 pasang, harganya lebih murah, menjadi 8 poundsterling atau setara Rp154 ribu. (ren)

Sumber: viva.co.id
Read More

Senin, 06 April 2015

Australia Tingkatkan Kuota Beasiswa New Colombo Plan 2016

Pemerintah Australia kembali membuka kesempatan bagi ratusan mahasiswa di negaranya untuk menimba ilmu diberbagai perguruan tinggi yang ada di kawasan Indo-pasifik melalui program beasiswa New Colombo Plan (NCP). Pada tahun ini quota mahasiswa yang bisa mendapatkan beasiswa NCP semakin ditingkatkan menjadi 4750 orang mahasiswa dari sebelumnya 4400 orang mahasiswa.

Menteri Luar Negeri Federal Australia, Julie Bishop dan Menteri Pendidikan dan Pelatihan Federal, Chritopher Pyne, Kamis (2/4) mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi mahasiswa Australia yang berminat mengikuti program beasiswa ini untuk tahun 2016 mendatang.

“Program Beasiswa New colombo Plan (NC) merupakan inisiatif  yang ditanda tangan Pemerintah Australia untuk mengangkat pengetahuan tentang generasi muda Australia mengenai Indo-Pasifik dengan mendukung mahasiswa Australia untuk belajar dan melakukan magang di kawasan itu, "kata Menteri Bishop.

"Pada tahun 2016 ini program Beasiswa NCP akan menyediakan dana hibah mobilitas bagi sekitar 4750 orang mahasiswa seiring dengan berkembangnya program beasiswa ini sehingga dapat menawarkan kesempatan yang  lebih banyak untuk mahasiswa Australia untuk tinggal, belajar dan bekerja di Indo-Pasifik," katanya

Pada pelaksanaan beasiswa NCP tahun 2014 dan 2015 lalu, program ini mendukung lebih dari 4400 mahasiswa untuk mengambil sementer singkat dan semester panjang serta penelitian di kawasan Indo-Pasifik. Lebih dari 109 mahasiswa menerima beasiswa bergensi dari inisiatif New Colombo Plan ini.

“Program Beasiswa NCP terbuka untuk mahasiswa Australia dari berbagai disiplin ilmu dan mendukung mahasiswa dari berbagai bidang mulai dari hukum, bisnis, kedokteran, teknik, Teknologi Informasi hingga penataan kota (urban planning),” kata Menteri Pyne.

Menurut Pyne peningkatan utama dalam pelaksanaan program NCP tahun 2016 adalah pengenalan pendanaan multi-tahun untuk proyek-proyek mobilitas yang dapat mendukung perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa dalam jangka panjang dan peningkatan yang berkelanjutan bagi mahasiswa Australia selama berada di universitas mereka,”

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor bisni dapat memperpanjang kesempatan bagi mahasiswa Australia dibawah beasiswa New Colombo Plan dan akan juga dapat lebih mendorong mereka,” katanya.

“Pihak perguruan tinggi yang dituju akan mendukung pembangunan kemitraan yang inovatif dengan komunitas bisnis di Australia dan seluruh kawasan untuk menciptakan kesempatan baru bagi mahasiswa program NCP untuk menjalani program magang dan bimibingan selama mereka menimba ilmu,” kata Menteri Bishop.

Mahasiswa yang mengikuti program NCP ini akan memperoleh dana sebesar 100 juta dolar Australia selama 5 tahun dalam betuk beasiswa. 

Dengan dana hibah itu, para penerima bisa menggunakannya untuk mengikuti program semester, program kursus singkat/short course, program magang dan mentorships di empat negara, yakni Indonesia, singapura, Jepang dan Hongkong

Mahasiswa Australia yang berkuliah di Indonesia dari tahun ke tahun semakin banyak. Pada tahun 2015, sedikitnya akan ada 550 mahasiswa baru dari Australia yang menempuh study di Indonesia. 

Sumber: viva.co.id
Read More

Ujian Nasional Online Diujicobakan

Sebelas hari lagi, 7,3 juta pelajar menghadapi ujian nasional.

Ujian Nasional Online Diujicobakan
Petugas memeriksa kondisi laboratorium komputer yang berjumlah 40 unit di SMAN 34, Jakarta, Jumat (6/3/2015). (ANTARA/ M Agung Rajasa)
Tak kurang dari sebelas hari lagi, 7,3 juta pelajar se-Indonesia akan mengikuti Ujian Nasional. Agenda tahunan sekolah ini kerap menjadi momok menakutkan bagi para siswa dan guru serta orang tua murid.
Bukan apa, yang namanya ujian bak sudah menjadi momen penentu nasib bagi mereka. Sehingga banyak siswa yang kemudian merasa tertekan ketika menjelang masa-masa ini.

Untuk penjadwalan, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penyelenggaraan tingkat Sekolah Menengah Atas sederajat akan digelar pada tanggal 13-16 April dan tingkat Sekolah Menengah Pertama sederajat pada tanggal 4-7 Mei 2015.

Terlepas dari masih kontroversialnya UN, saat ini pemerintah mencoba menelurkan sebuah uji coba sistem UN berbasis komputer (Computer Based test) atau lazim disebut UN Online.

Sehingga, akan ada dua bentuk UN yang akan diselenggarakan pada kali ini. Satu yang berbasis kertas (Paper Based Test) atau UN pola lama dan yang keduanya adalah UN online.

Bagi Indonesia, UN berbasis komputer pada tahun ini adalah kali pertama penyelenggaraannya. Sebab itu, dari 18.552 SMA/MA, 10.362 SMK dan 50.515 SMP yang akan menyelenggarakan UN, hanya beberapa saja yang menggunakan sistem ini.

"Ada sebanyak 585 sekolah saja yang siap untuk menerapkan ujian berbasis komputer. Seluruh sekolah ini sudah diverifikasi kesiapannya," ujar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud Nizam, Kamis 2 April 2015.

Bagaimana Kesiapan?
Ujian berbasis komputer, harus diakui memang menjadi terobosan baru di dunia pendidikan Indonesia. Sistem ini bahkan diklaim mampu menghemat anggaran negara hingga 50 persen dari total anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp580 miliar.

Sebab, dalam ujian ini pencetakan naskah soal dan lembar jawaban hingga biaya pengawasan distribusi soal sudah tidak ada lagi. Semua berbasis digital. Tinggal lagi koneksi jaringan internet dan listrik, wajib menjadi pendukung sistem ini. (Baca: Persiapan Sekolah Jelang UN dengan Sistem Online)

Tahun ini saja, demi memenuhi kebutuhan naskah bagi 3,77 juta siswa SMP, 1,63 juta siswa SMA, 1,17 juta siswa SMK dan 632,2 ribu peserta ujian kesetaraan, pemerintah wajib menyediakan sedikitnya 35 juta lembar naskah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Bawesdan menyebutkan, jika tahun ini pihaknya optimistis capaian ujicoba UN online akan memberikan hasil positif bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Dari 585 sekolah yang sudah dinyatakan siap, Anies menaruh harapan banyak. Sebab hasil lulusan UN online nanti akan menjadi indikator capaian untuk keberlanjutan sistem UN online di Indonesia pada masa mendatang.

"Bukan tidak mungkin sistem UN online akan dikembangkan lebih banyak untuk seluruh sekolah di Indonesia," ujar Anies belum lama ini.

Secara keseluruhan, teknis persiapan UN online, diyakini Anies juga tidak menemui kendala berarti. Baik jaringan internet, listrik hingga pun kesiapan siswa juga sudah dianggap siap untuk menerapkan sistem ini. "Mudah-mudahan tidak ada kendala berarti, kami optimis," kata Anies.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Arie Budhiman, mengatakan di Jakarta sudah ditentukan ada 30 sekolah yang akan menjadi penyelenggara UN online. Guna persiapannya, sekolah-sekolah ini bahkan sudah melakukan latihan UN secara offline. (Baca: Hanya 30 Sekolah di DKI yang Siap UN Online)

"Supaya tidak canggung, kita sudah lakukan latihan secara offline di 30 sekolah ini," kata Arie, Sabtu 28 Maret 2015.

Menurutnya, sekolah yang dinyatakan siap melaksanakan UN online adalah sekolah yang memiliki komputer dengan rasio 1 komputer untuk tiga peserta ujian.

Kemudian, jaringan internet di sekolah tersebut harus lancar, tidak boleh terhambat apa pun. Jika jaringan internet lambat, maka akan mempengaruhi pengerjaan soal.

Terpisah, Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 70 Jakarta Ahmad Muchtar, juga mengaku optimistis UN online tidak akan menemui kendala. Seluruh siswanya bahkan telah terbiasa dengan menggunakan metode ini.

"Karena sebelumnya para siswa juga sudah dilatih, baik di rumah atau di sekolah, jadi kami rasa tidak akan ada kendala lagi. Mudah-mudahan lancar pas UN nantinya," ujar Ahmad.

Apa Saja Manfaat UN Online?
Penerapan sistem ujian berbasis komputer, sejauh ini memang baru uji coba di Indonesia. Jumlah pesertanya pun belum begitu banyak.

Meski begitu, sistem ini diyakini paling efektif dan efisien dari seluruh sistem penyelenggaraan UN yang pernah diselenggarakan di Indonesia.

"UN online akan jauh lebih efektif ketimbang dengan menggunakan kertas. Dengan ujian komputer juga ada penghematan waktu 30 menit dari waktu selama ini dua jam," ujar Anies saat mengunjungi SMAN 1 Depok, Kamis 2 April 2015. (Baca: Menteri Anies: UN Online, Hemat Waktu 30 Menit)

Berikut sejumlah manfaat yang didapat dengan menggunakan sistem UN online:

1. Hemat Waktu
Menurut Anies, pola UN online memang efektif dalam menghemat waktu. Jika selama ini sekali penyelesaian soal, siswa membutuhkan waktu selama dua jam. Maka dengan online, penyelesaiannya cukup membutuhkan waktu 1,5 jam.

Dengan UN online, siswa tak perlu lagi menanti pembagian soal, pengisian lembar komputer yang merepotkan dengan pensil khusus dan lain sebagainya.

2. Pengurangan Kertas
Tahun ini, pemerintah akan mencetak sedikitnya 35 juta lembar naskah untuk penyelenggaraan UN di tingkat SMA dan SMP sederajat di Indonesia. 

Setidaknya, saat ini dengan 585 sekolah se Indonesia yang menjadi peserta uji coba UN online, maka penggunaan kertas sudah bisa dihemat. Jumlah ini akan lebih banyak lagi, bila seluruh sekolah mulai menerapkannya.

3. Menekan Praktik Calo
Sistem UN online juga diyakini akan menekan praktik percaloan soal seperti yang selalu terjadi selama beberapa tahun ke belakang. "Praktik calo bisa ditekan. Jadi peluang orang untuk membocorkan soal bisa diminimalisir," kata Anies.

4. Tekan Risiko Kesalahan
Soal berbasis komputer, juga dipastikan akan memudahkan saat adanya kemungkinan kesalahan soal. Perubahan pun bisa dilakukan dengan gampang dan cepat. "UN online juga bisa mengantisipasi kebocoran soal. Misalnya, sebelum ujian diketahui ada kebocoran, maka tinggal kita ganti dengan soal lain," ujar Anies.

5. Uji Kejujuran
Menurut Anies, pola soal berbasis komputer juga sangat membantu melihat kejujuran dari seorang siswa. Sehingga, dapat diukur dengan baik tingkat kemampuan siswa. Bukan seperti pola UN yang menggunakan kertas. Peluang kecurangan sangat besar. Sehingga tingkat kejujuran siswa juga sulit diukur dengan murni. "Tingkat kejujuran siswa dalam menjalankan ujian pun juga bisa diuji," ujar Anies.

6. Hemat Anggaran Negara
Sistem UN online, diklaim mampu menghemat anggaran negara hingga 50 persen. Penghematan ini didapat dari penghilangan biaya pencetakan naskah soal dan lembar jawaban hingga biaya pengawasan distribusi.  Karena semua serba digital, maka ongkos penyelenggaraan UN pun dapat dipangkas sedemikian rupa.

"Mau tidak mau kita memasuki dunia digital, kita akan lebih memanfaatkan digital ke depannya," ujar Anies.

7. Soal Lebih Mudah Dikerjakan
Dari pengakuan sejumlah siswa yang telah melakukan simulasi UN online, mereka mengaku cukup terbantu dengan adanya sistem ini. Seperti diakui Febrian, siswa kelas XII IPA SMAN 1 Depok.

“Awalnya saya sedikit bingung, tapi lama-lama jadi terbiasa. Jadinya asik, karena UN dengan komputer ini lebih ringan tidak perlu menghitamkan buletan lagi yang sangat menyita waktu.”

Sumber: viva.co.id

Read More

Sindikat Penjual Gadis Modus Agen Artis Mencari Mangsa

"Banyak anak di bawah umur jadi korban."

Sindikat Penjual Gadis Modus Agen Artis Mencari Mangsa
Ilustrasi anak. (iStock)
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan ada sebuah sindikat perdagangan gadis muda di bawah umur dengan modus baru.
Ketua KPAI, Asrorun Niam mengatakan, modus baru perdagangan manusia itu ditemukan saat KPAI melakukan pendampingan terhadap seorang gadis remaja berinisial DA yang nyaris saja dijual sindikat perdagangan manusia yang bermarkas di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menurut Niam, sindikat perdagangan gadis muda itu melancarkan modus baru berupa agen pengorbitan artis.

"Targetnya gadis di bawah umur yang ingin menjadi artis, seperti yang kita temukan dalam kasus DA," kata Niam, Kamis, 2 April 2015.

Sindikat perdagangan manusia itu, mencari korban gadis muda dari wilayah sekitar wilayah ibu kota. "DA ini korban dari Bogor," ujar Niam.

Untuk melancarkan aksi, sindikat perdagangan manusia itu biasanya memberikan uang tunai berjuta-juta kepada calon korban.

Setelah itu korban diminta untuk bekerja di sebuah tempat hiburan malam di Jakarta. "Uang itu diserahkan pada ibunya, sedangkan anaknya diminta bekerja dulu di tempat yang telah ditentukan," papar Niam.

Seperti kasus yang menimpa DA, sindikat perdagangan manusia itu mempekerjakannya untuk melayani tamu yang datang ke tempat hiburan malam itu.

"DA dipaksa melayani tamu dengan minum bir, merokok, menari bugil dan menemani tamu di kamar diskotek," ucap Niam.

Niam mengatakan, sindikat perdagangan manusia Kelapa Gading itu sangat licik, mereka akan melaporkan orangtua korban dan korban sebagai penipu kepada polisi ketika korban mangkir bekerja atau juga melarikan diri.

"DA dan ibunya dilaporkan ke Polsek Kelapa Gading setelah korban melarikan diri dan melaporkan aksi sindikat itu ke Polres Bogor," ujarnya.

Untuk mencegah jatuhnya korban sindikat perdagagan manusia itu, KPAI meminta Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono untuk menutup tempat hiburan malam di Jakarta yang mempekerjakan anak di bawah umur.

"Kami meminta Pak Ahok dan Pak Kapolda untuk menertibkannya. Banyak anak di bawah umur jadi korban dan biasanya korban akan dipalsukan identitasnya untuk mengelabui petugas," kata Niam.

Sumber: viva.co.id
Read More

Jumat, 20 Maret 2015

Sekolah Agama di Tasmania Dibolehkan Tolak Siswa Beda Agama

Pemerintah Tasmania mengeluarkan kebijakan yang membolehkan sekolah berbasis agama menolak murid yang keluarganya memiliki latar belakang agama atau kepercayaan berbeda dengan sekolah mereka.
Kebijakan itu tertuang dalam perubahan atau amandemen UU Tindakan Anti Diskriminasi yang sudah diajukan Pemerintah Tasmania ke Parlemen.

Amandemen ini akan membebaskan sekolah berbasis agama dari ketentuan sanksi hukum dalam UU tersebut.

Jaksa Agung Vanessa Goodwin mengatakan amandemen ini akan menjadikan sekolah di Tasmania sejalan dengan negara-negara lain.

"Amandemen UU Anti-Diskriminasi ini akan memungkinkan sekolah berbasis agama untuk memilih menerima siswa di sekolah  hanya kepada mereka yang memiliki keyakinan agama, afiliasi atau kegiatan yang konsisten/sejalan dengan sekolah," kata Dr Goodwin.

Salah satu sekolah yang mendesak pembebasan ini adalah Sekolah Independen di Tasmania.

Direktur Sekolah Independen , Tony Crehan, mengatakan di bawah UU yang ada saat ini kepala sekolah hanya bisa menolak siswa atas dasar iman mereka jika kelas yang tersedia sudah penuh.

"Sekolah-sekolah independen kebanyakan didirikan dan dibangun dengan biaya dari sekolah masyarakat dan sering kali mereka itu adalah masyarakat berbasis gereja," katanya.

"Mereka membangun sekolah itu dengan tujuan menjadi institusi yang mengajarkan ajaran agama Kristen, itulah alasan mengapa mereka harus diizinkan untuk memiliki pengecualian untuk aturan anti-diskriminasi."

Meski demikian sejumlah kalangan mengecam amandemen tersebut. Kelompok LGBT Tasmania menyebut perubahan ini sebagai "Piagam fanatik' yang akan memberikan sekolah hak khusus mereka.

Juru bicara kelompok tersebut, Rodney Croome mengatakan proposal itu akan mendorong diskriminasi terhadap mahasiswa gay, lesbian, biseksual dan transgender serta anak-anak dari pasangan sesama jenis.

"Ini adalah piagam fanatik karena akan memberikan kepala sekolah berbasis agama kebebasan untuk melakukan diskriminasi terhadap mahasiswa gay dan transgender dan anak-anak pasangan sesama jenis dengan kedok agama sekolah mereka," kata Croome.

Crehan menolak tudingan kalau pembebasan ini akan disalahgunakan untuk mengecualikan anak berdasarkan seksualitas.

"Saya kira tidak akan ada penolakan pelajar besar-besaran dan tentu saja amandeman ini tidak akan mendorong sikap kefanatikan,' katanya.

"Ini atas dasar agama, bukan seks atau preferensi seksual."

Sumber: viva.co.id

Read More

Remaja Ini Punya Cara Unik Perangi Perdagangan Anak

“Rasanya seperti menyalakan lilin di ruangan yang gelap.”
Ilustrasi anak. (iStock)
Kasus perdagangan anak yang belakangan ini semakin marak terjadi menyentuh hati Rebecca Dharmapalan, 19. Remaja asal Oakland, Amerika Serikat tersebut, merasa geram dengan banyaknya masa depan anak-anak yang terenggut akibat perdagangan anak. 

Oleh karena itu, Rebecca tergerak untuk berbuat sesuatu. Oleh karena memiliki gairah dan hobi di bidang film, Rebecca pun berinisiatif membuat sebuah film pendek. Rebecca mengajak temannya, Zoë Simone Yi, untuk membuat film dokumenter pendek berjudul International Boulevard.

Rebecca Dharmapalan. |FOTO: Dok. LinkedIn
Film itu berkisah mengenai perdagangan anak yang berakhir pada kasus seks di bawah umur dan kekerasan di Oakland. Dilansir Mashable, kasus perdagangan anak untuk seks tertinggi di negara bagian California, terjadi di Los Angeles dan San Diego, termasuk Oakland.

Tidak dinyana, film dokumenter yang dibuat dua tahun lalu tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang dan membuat warga Oakland tersadar akan bahaya perdagangan anak yang mengintai di lingkungan mereka. Berkat hal itu, Rebecca mendapatkan beragam penghargaan, termasuk Girls Impact The World International Film Festival 2013 dan Adobe Youth Voice Awards 2014.

“Apa yang saya lakukan baru seperti membuka puncak gunung es, masih banyak hal yang harus dilakukan guna memberantas perdagangan anak. Ini seperti menyalakan lilin di ruangan yang benar-benar gelap,” kata Rebecca, dilansir Huffington Post.

Saat ini, Rebecca tengah melanjutkan studi di University of California, Berkeley. Semangatnya memerangi perdagangan anak pun semakin meningkat. Dia menginisiasi pembentukan komunitas Commercially Sexually Exploited Minors untuk mencegah terjadainya perdagangan anak.

Dia juga bekerjasama dengan rumah sakit setempat juga sekolah-sekolah untuk menyusun protokol bagi petugas medis dan guru sekolah guna membantu korban dan penyintas perdagangan anak.

“Saya sungguh tidak menyangka sebuah film berdurasi lima menit bisa memberikan pengaruh besar bagi masyarakat. Saya akan terus berusaha menghasilkan karya yang bisa bermanfaat bagi sesama,” tutur Rebecca, yang juga mengajak remaja seusianya untuk melalukan sesuatu yang bisa menolong sesama.

Sumber: viva.co.id

Read More

Jumat, 13 Maret 2015

Cara Efektif Belajar Fisika

Belajar fisika itu mengasyikkan. Banyak hal unik dan menarik ditemukan pada mata pelajaran fisika. Fenomena alamiah berkaitan dengan zat dan energi menjadi daya tarik tersendiri ketika belajar ilmu fisika.

Sebagai contoh kecil dikemukakan di sini adalah fenomena terjadinya pelangi. Peristiwa alam yang sering dikaitkan dengan tahyul ini. Ternyata hanyalah proses alam penguraian cahaya matahari oleh partikel air.

Belajar fisika di sekolah, khususnya di SMP, juga bermanfaat langsung bagi siswa.Teori dan konsep fisika sederhana yang sudah dipelajari, dapat diterapkan dalam lingkungan siswa sendiri. Mempermudah siswa untuk melakukan sesuatu pekerjaan atau kegiatan. Misalnya materi pesawat sederhana; prinsip kerja tuas, katrol dan bidang miring. Berguna untuk mempermudah manusia untuk melakukan usaha atau kerja.

Namun demikian tidak dapat dipungkiri. Sebagian siswa menganggap fisika itu sebagai mata pelajaran sulit. Sarat dengan rumus. Penuh dengan rangkaian peristiwa abstrak dan sering membuat pusing siswa. Ini adalah anggapan keliru yang telah menyebabkan siswa kurang berminat untuk mempelajarinya.

Lalu, bagaimana cara belajar fisika agar tidak menjadi pelajaran yang terlalu sulit bagi siswa? Sebenarnya sudah cukup banyak artikel sebagai tips belajar fisika. Namun tak ada salahnya kita bahas kembali di blog artikel pendidikan ini. Berikut akan disajikan cara efektif mempelajari materi fisika versi matrapendidikan.com :

1. Buang pemikiran fisika itu sulit.
Yang harus dilakukan siswa pertama kali adalah membuang pikiran bahwa fisika itu sulit. Bukankah fisika itu mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan fenomena di sekitar kehidupan siswa? Nah, karena fisika itu dekat dengan lingkungan, siswa pasti bisa belajar fisika. Akan mengerti dan paham dengan materinya. Sanggup pula mengerjakan soal-soal ujian fisika.

2. Pelajari materi dasar dan mudah.
Pelajari dan kuasai materi dasar yang paling mudah terlebih dulu. Begitu pula contoh-contoh soal dan cara mengerjakannya.  Materi dasar ini akan berkaitan dengan materi fisika selanjutnya.

3. Baca materi fisika yang akan dipelajari.
Biasakan terlebih dulu membaca materi pelajaran yang akan dipelajari di sekolah. Ini menjadi modal bagi siswa untuk menerima penjelasan guru. Jika siswa sudah menguasai 20 % berarti siswa sudah mempunyai modal untuk meningkatkan pemahaman saat guru menerangkan pelajaran di sekolah.

4. Perhatikan dan catat dengan baik
Perhatikan dengan baik saat guru menerangkan pelajaran. Jika siswa sudah membaca materi yang sedang diterangkan oleh guru sebelumnya di rumah. Penjelasan guru akan mudah menyambung dengan pikiran siswa.

Jika masih ada yang kurang paham segera tanyakan pada guru. Kemudian segera catat materi yang dianggap penting. Bandingkan pemahaman dan penguasaan siswa. Apakah sudah meningkat setelah mengikuti penjelasan guru?

5. Mengerjakan soal latihan.
Kerjakan soal-soal yang paling mudah terlebih dulu. Kemudian dilanjutkan dengan soal yang lebih sulit. Baca berulang-ulang pernyataan-pernyataan setiap soal latihan. Kemudian pastikan apa yang ditanya oleh soal tersebut.  Biasanya, soal latihan itu ada kata kunci pertanyaan. Ketahui apa sesungguhnya yang ditanya dalam soal latihan. Jika tidak mengetahui pokok pertanyaan soal, memang sulit untuk mengerjakannya.

6. Belajar kelompok di rumah.
Belajar fisika bukan berarti menghafal materi pelajaran fisika. Melainkan memahami konsep dan hukum fisika yang dipelajari. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan pemahaman siswa lebih efektif dengan belajar kelompok di rumah. Dengan cara ini akan memungkinkan siswa untuk saling berdiskusi, berbagi dan saling bertanya di dalam kelompok tersebut.

7. Benahi buku catatan fisika.
Catatan pelajaran fisika harus lengkap dan rapi. Tujuannya agar siswa betah membuka dan membaca buku catatan pelajaran fisika. Coba bayangkan, apakah mungkin siswa betah belajar membaca buku catatan yang tidak lengkap dan semrawut. Tentu saja siswa akan malas membaca buku tersebut.

Sebagai catatan penting, semakin sering dan betah mengerjakan soal latihan fisika semakin tajam kemampuan siswa. Demikianlah cara efektif belajar fisika di SMP, mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber: .matrapendidikan.com

Read More

Kamis, 12 Maret 2015

Kisah Bocah 13 Tahun Kuliah S2 Hebohkah Netizen

Sushma Verma gadis berkebangsaan India ini menghebohkan netizen bagaimana tidak diusianya yang baru saja menginjak 13 tahun dirinya sudah menjadi mahasiswi S2 jurusan mikrobiologi.

                                              Kisah Bocah 13 Tahun Kuliah S2 Hebohkah Netizen
                                              
Dikampung halamannya Uttar Pradesh Sushma Verma sangatlah terkenal karena kepandaiannya Seperti dimuatNews.com.au gadis india ini merupakan pendobrak niat belajar gadis - gadis India lainnya di daerahnya Uttar Pradesh yang sangat terkenal dengan beberap anak gadis yang tidak mau bersekolah.

Sushma Verma yang lahir dari keluarga menengah ke bawah di India utara ini telah terdaftar sebagai salah satu calon penerima gelar master dalam mikrobiologi,  Ayah Sushma yang sudah mengorbankan tanah keluarga hanya demi membiayai kuliah sushma ini berharap jika anaknya bisa menjadi lebih baik, dan 'terlempar' ke kelas menengah.


Sushma sendiri meyelesaikan pendidikan SMA nya pada usia 7 tahun dan bergelar sarjana pada usia 13 tahun. keberhasilan Sushma ini didapatkan hanya dari motivasi pengorbanan yang dilakukan keluarganya serta pengorbanan dan dorongan dari orangtuanya yang tak berpendidikan dan miskin.


"Dalam wawancara yang dilakukan oleh Sushma gadis jenius ini mengatakan bahwa keluarganya memperbolehkan dirinya melakukan apa saja dan menentukan pilihan. Dan juga Sushma berpesan kepada para orang tua lainnya yang ada di dunia ini bahwa dirinya berpesan agar orang tua di dunia tidak terlalu mekaksakan pilihan mereka pada anak-anak mereka," Ucap Sushma Verma


Kehidupan Sushma cukup mengharukan ia tinggal bersama 3 adiknya di apartemen sempit dengan hanya satu kamar di Lucknow, ibukota negara bagian Uttar Pradesh. Pendapatan ayah Sushma yang hanya sedikit yaitu sekitar 200 rupee atau jika di rupiahkan sekitar 35ribu rupiah dari bekerja di tempat konstruksi bangunan. Keluarga Sushma mengaku harta yang paling berharga adalah meja belajar dan komputer bekas.

"Sushma pun mengungkapkan bahwa kondisinya ini tidaklah bagus untuk belajar namun inilah yang dimiliki sekarang ini. tidak semua yang diinginkan harus terpenuhi " Ucap Sushma 

                                               Gadis Jenius Sushma Verma Dari India

Tidak memiliki tv di rumah menurut Sushma adalah suatu yang menguntungkan karena kita jadi sibuk belajar terus menerus tanpa memikirkan hal yang lain kecuali hanya belajar.


Meski perkuliahan S2-nya di Lucknow BR Ambedkar Central University dimulai pada 23 September 2013,gadis pintar ini tidak malu bolak - balik kampus dengan diantar ayahnya dengan sepeda bahkan untuk bertemu dengan dosen saat kelas belum dimulai.

Setelah kisah Sushma Verma ini dishare di media sosial kini Sushma Verma makin terkenal dan menjadi motivasi bagi para netizen yang membaca kisah hebat Sushma Verma ini keluarga miskin yang mampu memotivasi seluruh dunia khususnya dunia pendidikan.

Sumber: hanyatauaja.blogspot.com
Read More

Mengenai Saya

Foto saya
facebook.com/iqbal.alhabsi - iqballsyaif@gmail.com
Designed ByBlogger Templates