Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 April 2015

Monumen Solidaritas Asia Afrika

Presiden Joko Widodo disaksikan sejumlah kepala negara dan delegasi menandatangani Monumen Solidaritas Asia Afrika dalam acara 'Historical Walk' pada rangkaian Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60, Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/4/2015). Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) berlangsung 19-24 April 2015 di Jakarta dan Bandung.

Presiden Joko Widodo bersama sejumlah kepala negara & delegasi bersiap meresmikan Monumen Solidaritas Asia Afrika pada rangkaian Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60, Bandung, Jumat(23/4/2015) Foto : Antara/aacc2015/Agus Bebeng
Presiden Joko Widodo disaksikan sejumlah kepala negara dan delegasi menandatangani Monumen Solidaritas Asia Afrika pada rangkaian Peringatan KAA ke-60, Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/4/2015). Foto : Antara/aacc2015/Agus Bebeng
Presiden Joko Widodo disaksikan sejumlah kepala negara dan delegasi menandatangani Monumen Solidaritas Asia Afrika pada rangkaian Peringatan KAA ke-60, Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/4/2015). Foto : Antara/aacc2015/Agus Bebeng
Sejumlah delegasi memenuhi Monumen Solidaritas Asia Afrika pada acara 'Historical Walk'pada rangkaian Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60, Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/4/2015) Foto : Antara/aacc2015/Agus Bebeng
Sumber: foto.viva.co.id
Read More

Senin, 27 April 2015

Unik, Raup Rupiah dari Replika Kertas Lakon Anime

Inilah kreativitas puluhan penggemar replika kertas di Malang

Unik, Raup Rupiah dari Replika Kertas Lakon Anime
Gundam unicorn terbuat dari kertas (VIVA.co.id / D.A. Pitaloka (Malang))
Robot berwarna kombinasi putih dan sedikit merah serta abu-abu itu berdiri tegak. Dia disandarkan di pojok ruangan sebuah rumah di Perumahan Layur Indah Kota Malang.

Pada bagian kepalanya, terdapat dua cula berwarna emas. Robot sebesar orang dewasa itu dikenal sebagai karakter anime yang sering disebut Gundam Unicorn. Di Malang, Robot itu terbuat dari kertas.
Komunitas Paper Replika Indonesia (Peri) Regional Malang membuatnya selama dua bulan terakhir. Robot itu terbuat dari 500 lembar kertas manila atau Brief Card (BC) ukuran A4 dan dikerjakan bergantian oleh puluhan anggota Peri Regional Malang.

“Kami ambil desain gratis yang bisa di temukan di internet, kemudian kami resize ukurannya jadi setinggi 1,8 meter,” kata Rizki Arya, anggota Peri Regional Malang.

Rizky dan sekitar 20 anggota aktif Peri lainnya bergantian meluangkan waktu di sela kesibukan kuliah, sekolah atau bekerja untuk menyelesaikan Gundam Unicorn.

Mereka mencetak pola, melipat, menggunting, menempel dan merakit robot dari kertas. Satu robot berukuran setinggi manusia itu terdiri dari ratusan bagian yang dirakit berbeda sebelum disambungkan menggunakan lem ataupun dengan lubang buatan.
“Semuanya 100 persen kertas, tak ada bahan lain seperti plastik atau tembaga,” katanya.

Awalnya, robot gundam itu akan digunakan sebagai kostum untuk sebuah pameran animasi di Malang dalam waktu dekat. Namun setelah hampir jadi, ide pun berubah dan tercetuslah keinginan untuk membuat paper craft Gundam Unicorn dari kertas.
“Sepertinya lebih bagus kalau dijadikan paper craft, untuk kostum anime bisa bikin lain,” katanya.

Meskipun dari kertas, Gundam Unicorn terlihat sangat mirip dengan aslinya. Berbagai detil dan bagian dari anime legendaris Gundam itu betul-betul dibuat seindah model aslinya. “Nanti akan kami pamerkan di salah satu mall di Malang,” katanya.


Desain ada di Internet

Kerajinan kertas atau paper craft sedang populer di Malang setidaknya sejak 2010 lalu. Komunitas yang besar di kalangan mahasiswa ini kini beranggotakan berbagai kalangan lain di luar mahasiswa, seperti pelajar, dosen dan pekerja.

Mereka terdorong untuk berkreasi membuat berbagai figur anime dari desain yang banyak tersebar di internet, “ Ada banyak karakter yang bisa dipakai paper craft, mulai dari karakter Spongebob, Iron Man, sampai karakter lucu dari Jepang, Danbo. Desain bisa diunduh gratis di berbagai web, salah satunya di paper-replika.com,” katanya.

Selain di website, anggota Peri juga sering menciptakan desain mereka sendiri. Umumnya, masing-masing desain di unggah di media sosial masing-masing seperti Facebook.

Untuk menghargai karya cipta, pengguna desain tak berhak memperjual belikan karya mereka yang berasal dari desain orang lain, “Ada yang premium dan gratis," tambahnya.

Jika menggunakan pakai desain gratis hasil karya tak boleh dijual, kecuali seizin pemilik desain yang sudah mendapatkan royalti. "Kalau beli desain premium, karya otomatis sudah jadi milik kita. Desain premium biasanya banyak di-publish di media sosial milik sendiri seperti fanpage Facebook,” kata anggota yang mulai tertarik dengan paper craft sejak tujuh tahun lalu ini.

Satu desain premium, menurutnya, dijual dengan harga antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Jika ingin menjual karya dari desain yang dibagi gratis, seringkali pemilik desain segera mengizinkan tanpa meminta royalti,

“Untuk izin pemilik desain kita juga menjelaskan tujuan menjual karya ini, sebagian besar pemilik desain pasti mengizinkan,meskipun ada juga yang tidak memberi izin. Begitupun untuk menjual karya, harganya harus benar-benar berpatokan pada modal yang keluar, tidak asal-asalan,” katanya.


Tambah pemasukan

Di Peri Regional Malang beberapa anggota mulai menciptakan karya milik mereka sendiri. Meskipun tak ada proses paten hak karya secara resmi, namun aturan main untuk menghargai karya seseorang dipegang erat oleh anggota Peri.

Anggota tak bisa menjiplak desain orang dan menamainya sebagai milik sendiri, “ Komunitas kita terkoneksi lewat berbagai jejaring sosial. Internet memudahkan kami untuk menambah referensi, melebarkan jaringan dan galeri karya. Jadi satu sama lain sebagian besar sudah kenal karakter desainnya,” katanya.

Rizky sendiri memiliki beberapa karakter karyanya sendiri, ada Ongis sekor singa, Gori karakter yang mirip Gorila, Jeje si Jerapah dan Ble anak gajah dari kata Bledug.

Satu paket kertas berpola, plus tutorialnya dijual dengan harga Rp50 ribu, “ ini sempat banyak dibeli beberapa sekolah, sudah satu tahun berjalan, tapi sempat vakum karena kesibukan kuliah,” kata mahasiswa dari Universitas Negeri Malang itu.

Bukan hanya Rizky yang mulai mendapat pemasukan dari hobinya, beberapa anggota Peri Regional Malang juga diminta menjadi guru sukarelawan di sebuah sekolah dasar di Dinoyo, “Mereka mengajar setiap dua minggu sekali, ada tiga teman yang bergantian mengisi. Kesenian ini dianggap bisa meningkatkan kreatifitas pelajar,” katanya.

Jika sedang pameran, sejumlah karya mereka juga banyak diminati pengunjung pameran. Hasilnya, komunitas yang berdiri sejak 2011, itu bisa mandiri dari berbagai pemasukan.
"Komunitas ini tak ada susunan pengurusnya. Tapi dari berbagai pemasukan kami bisa mandiri dan membiayai hobi kami sambil mengasah kreatifitas,” imbuhnya.

Sumber: viva.co.id
Read More

Jumat, 24 April 2015

Perusahaan Australia yang Punya Pimpinan Perempuan Cetak Profit Lebih Tinggi


Penelitian terbaru menunjukkan, perusahaan Australia di mana perempuan setidaknya memegang seperempat dari posisi top ternyata memiliki performa lebih baik dibanding perusahaan yang semua pimpinannya laki-laki.

Pusat Ekonomi dan Inovasi Gender (C4GEi) dan Manajemen Aset ‘Infinitas’ merilis hasil studi yang menganalisis efek perempuan terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Direktur ‘Infinitas’, Steve Mcdonald, mengatakan, perusahaan yang memiliki campuran gender cenderung tampil lebih baik.

"Perusahaan yang memiliki komposisi pimpinan dengan beragam gender menghasilkan keuntungan per tahun 7% lebih tinggi bagi investor, dibanding perusahaan yang tidak memiliki perempuan sama sekali," jelasnya.

Studi terbaru menunjukkan, perusahaan yang memiliki kepemimpinan multi-gender menghasilkan keuntungan per tahun 7% lebih tinggi bagi para investor. (Foto: AFP, William West)

Sepertiga dari perusahaan papan atas di Australia tak memenuhi ambang batas keseimbangan gender.
Tiga puluh empat dari 200 negara memiliki pimpinan perusahaan yang seluruhnya laki-laki dan hanya sekitar sepertiga dari perusahaan memenuhi ambang batas 25% perempuan dalam dewan direksi.

Senator Queensland, Larissa Waters, mengatakan, ada beberapa perbaikan, dengan proporsi perempuan di kursi pimpinan perusahaan menjadi dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.

"Pada tahun 2010, kami memiliki sekitar 10% perempuan yang duduk di kursi pimpinan. Kami sekarang mencapai 20%, sehingga kondisi berlipat ganda dalam lima tahun terakhir ini sangat menggembirakan,” utaranya.

"Jelas ini melangkah ke arah yang benar, tapi 20%, ayolah, kita bisa melakukan lebih baik dari itu,” tambahnya.

Larissa menggunakan kesempatan ini untuk menyoroti fakta bahwa banyak pos baru di level atas pemerintahan telah diberikan kepada laki-laki.

"Saya sangat prihatin melihat bahwa di beberapa pos baru, yang sayangnya ada di Departemen Perdana Menteri dan Kabinet, yang memiliki tanggung jawab untuk mengakomodasi perempuan, kami memiliki 75% dari mereka laki-laki dan hanya 24,1% di pos baru yang berjenis kelamin perempuan, "katanya.


Pemerintah perlu memberi contoh 

Menteri Sosial, Marise Payne, mengatakan, Pemerintah dan sektor korporasi harus menunjukkan kepemimpinan.

"Pemerintah, tentu saja, harus memimpin. Masyarakat melihat ke ke level atas pemerintahan untuk mencari kepemimpinan dan kami harus memastikan bahwa mereka mewakili keragaman masyarakat dalam gender dan banyak cara lainnya," terangnya.

Pendiri dan kepala lembaga C4GEi, Susanne Moore, mengatakan, ada cara-cara tertentu untuk meningkatkan jumlah perempuan di dalam level pimpinan.

"Banyak, terutama perempuan muda, tanya saya tentang kuota dan saya katakan, 'Dengar, jika Anda masuk ke level pimpinan atau dapat jabatan karena kuota, kejarlah, lakukan pekerjaan dengan baik, itulah hal terbaik yang bisa anda lakukan'," utaranya.

Sumber: viva.co.id
Read More

Incar Pasar ASEAN, Rusia Siap Bersaing dengan Tiongkok dan AS


Hubungan perdagangan dengan Rusia tak hanya menarik bagi ASEAN. Berdasarkan informasi dari kantor berita Yonhap, Korea Selatan bersama Rusia akan mengambil bagian dalam proyek perusahaan gabungan dalam zona ekonomi khusus Korea Utara Rajin-Sonbong pada akhir April. "Konflik antara Rusia dan Barat akibat krisis Ukraina memicu munculnya target ambisius diplomasi Korea," kata Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul di Seoul, Senin (13/4).



Ambisi Bulan April



Dalam kunjungan delegasi Rusia, pemerintah Rusia dan Vietnam menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan jumlah pembangkit energi di Vietnam serta memasok pesawat Sukhoi Superjet 100 dan gerbong kereta untuk negara tersebut. Perusahaan Rusia juga sedang bernegosiasi untuk membangun Pembangkit Listrik Energi Nuklir Vietnam yang pertama Ninh Thuận I, mengakuisisi kilang minyak Dung Quat, serta merakit truk KAMAZ Rusia di Vietnam.


Dari Vietnam, Perdana Menteri Rusia mengunjungi Thailand untuk menandatangani kesepakatan 7-8 April dengan pemerintah Vietnam. Hal tersebut mencakup kerja sama di sektor energi, pasokan pesawat Sukhoi Superjet 100 dan truk KAMAZ, serta penggunaan modal Thailand untuk membangun jalur kereta di Kalimantan, Indonesia. Pihak Thailand sendiri berhasil bernegosiasi untuk meningkatkan pasokan produk pertaniannya ke Rusia.

EKONOMI RUSIA















Para Pesaing


Salah satu pernyataan terpenting dalam kunjungan Perdana Menteri Rusia adalah pernyataan Perdana Menteri Nguyen Tan Dung terkait negosiasi pendirian zona perdagangan bebas antara Vietnam dengan Uni Ekonomi Eurasia yang dipimpin oleh Rusia. Menurut pejabat senior Vietnam tersebut, hal itu mungkin dapat terwujud dalam beberapa bulan ke depan. "Vietnam merupakan pintu ideal untuk memasuki wilayah ASEAN yang dinamis, dan mempermudah langkah Rusia untuk menciptakan kontrak-kontrak baru dengan negara lain yang tergabung dalam ASEAN," kata Kepala Departemen Analisis Deutsche Bank Yaroslav Lisovolik.


Namun, Kemitraan Trans-Pasifik yang dipimpin AS juga sedang mencoba memasuki wilayah tersebut, sementara zona perdagangan bebas lokal antara Tiongkok dan ASEAN pun telah beroperasi.

"Perusahaan Rusia memiliki kemampuan berkompetisi yang cenderung lebih rendah dalam berbisnis dibanding Uni Eropa, AS, Australia, dan Tiongkok, negara-negara yang sudah mulai beroperasi di Vietnam dan Thailand," kata Yury Zaytsev dari Institute of Applied Economic Studies di Russian Presidential Academy of National Economy and Public Administration (RPANEPA). Menurut Zaytsev, perbedaan regulasi negara-negara di Asia juga menjadi penghalang bagi para pengusaha Rusia.

Namun menurut Lissovolik, Rusia memiliki beberapa keunggulan yang sangat bermanfaat dalam membangun hubungan perdagangan dengan ASEAN. "Pertama, kita dapat membuka seluruh pasar Uni Ekonomi Eurasia untuk mitra kami. Kedua, proposal untuk kerja sama bahan bakar dan energi dengan Rusia pun akan menarik bagi banak negara."

Sebagai tambahan, Rusia akan mencoba untuk melakukan kerja sama antarwilayah, kata Viktor Sumsky, Direktur ASEAN Centre di MGIMO University. "Terutama dalam investasi yang menarik di Timur Jauh Rusia."

Rusia berupaya mengembangkan kerja sama perdagangan dengan negara Asia sejak hubungannya dengan Eropa dan AS membeku.
"Bagi kami, Vietnam dan Thailand merupakan diversifikasi ekspor-impor dan risiko investasi," kata Zaytsev.

Secara keseluruhan, menurut Lissovolik, semua langkah telah dipilih dengan benar. "ASEAN adalah pasar yang paling dinamis dan berkembang pesat di dunia saat ini."

Sumber: viva.co.id
Sumber: RBTH Indonesia

Read More

Kamis, 23 April 2015

Bursa Saham Amerika Ditutup Menguat

Saham Coca-Cola, McDonald's, dan Boeing paling sering diperdagangkan.

Bursa Saham Amerika Ditutup Menguat
Pialang mengamati pergerakan saham di bursa Amerika Serikat. (REUTERS/Brendan McDermid)

 Bursa saham Amerika Serikat menguat pada penutupan perdagangan, Kamis dini hari, 23 April 2015. Perdagangan dipengaruhi oleh  sentimen individual tentang pendapatan perusahaan dan menguatnya harga perumahan.

"Saya pikir ini merupakan kombinasi antara bagusnya data perumahan dan pendapatan, di atas perkiraan. Ini juga kombinasi dari fakta bahwa pasar tidak akan turun lagi," ujar Peter Cardillo, kepala ekonom pasar dari Rockwell Global Capital, dikutip CNBC.

Kesumringahan bursa sudah tampak sejak awal perdagangan. Meski berfluktuasi, saham-saham blue chips cenderung menguat. Saham Coca-Cola, McDonald's, dan Boeing paling sering diperdagangkan hingga akhir perdagangan.

Indeks saham Dow Jones Industrial Average menguat 88,68 poin atau 0,49 persen, dan berakhir di level 18.038,27. Saham Visa dan McDonald's menangguk keuntungan paling besar. Sementara, saham Boeing menjadi yang paling besar kerugiannya.

Indeks S&P 500 juga berhasil menguat pada penutupan. S&P 500 berakhir pada level 2.107,96, atau menguat 10,67 poin (0,51 persen). Sektor teknologi informasi memimpin kemenangan 10 sektor lainnya.

Sementara itu, Nasdaq menguat 21,07 poin. Di akhir perdagangan, Nasdaq menguat 0,42 persen ke level 5.035,17. 

Sumber: viav.co.id
Read More

Tiongkok Ajak Semua Pihak Ikut Proyek Jalur Sutra Maritim

Tiongkok akan meluncurkan AAIB untuk merealisasikan itu.

Tiongkok Ajak Semua Pihak Ikut Proyek Jalur Sutra Maritim
Presiden Tiongkok, Xi Jinping menyampaikan pidato di KTT Asia Afrika. (22/04/2015) ( REUTERS/Beawiharta)
Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengaku siap bekerja sama dengan semua pihak untuk merealisasikan proyek jalur sutra maritim abad ke-21. Salah satu cara agar proyek tersebut bisa terealisasi yakni dengan meluncurkan Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB). 

Hal itu disampaikan Xi ketika berpidato di forum pemimpin negara Asia Afrika di Jakarta Convention Centre (JCC). Penyampaian kembali konsep jalur sutera maritim dianggap Xi pas karena Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo memiliki ambisi untuk menjadikan RI sebagai poros maritim dunia. 

Dalam pidatonya, Xi turut mengatakan Tiongkok siap meningkatkan kerja sama selatan dan utara. 

"Kami siap meningkatkan kerja sama dengan negara lain untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas dalam pengembangan komando dan kemakmuran," kata Xi. 

Salah satunya direalisasikan Xi dengan berkomitmen memberikan 100 ribu pelatihan bagi negara-negara berkembang di kawasan Asia Afrika dalam kurun waktu lima tahun. Program lainnya yang dilakukan Tiongkok untuk membangun kerja sama yang lebih erat di antara dua kawasan itu, yakni dengan menjadi tuan rumah di festival pemuda dan mengundang total 2.000 pemuda Afrika untuk datang ke Tiongkok. 

"Melalui program ini, diharapkan bisa meningkatkan pertukaran pengalaman dan ilmu," ujar Xi. 

Sumber: viva.co.id
Read More

Rabu, 22 April 2015

Bus ini Wajibkan Sopirnya Berhenti Ketika Waktu Sholat Tiba

Sudah lazim jika bus selalu ngejar target waktu dan setoran. Hal ini membuat mereka tak punya banyak waktu untuk bersitirahat, termasuk sholat. Bagi umat islam, hal ini tentu menjadi masalah tersendiri. Kalau bus siang, kita bisa menjamak (menggabung sholat) dan mengqhasar (meringkas) sholat saat istirahat makan, sehingga ibadah tetap jalan selama perjalanan. Namun jika kita menumpang bus malam, banyak bus yang tak memberikan kesempatan sholat subuh bagi penumpang. Padahal, sholat subuh tidak bisa dijamak apalagi diqhasar. 

Namun tidak bagi perusahaan otobus (PO) yang satu ini. PO. Haryanto secara terang-terangan memberi kesempatan para penumpangnya untuk tetap mengerjakan sholat wajib 5 waktu selama perjalanan dengan busnya.

PO Haryanto mewajibkan sopirnya memberi kesempatan para penumpangnnya untuk menunaikan ibadah sholat 5 waktu, terutama sholat subuh. Hal ini jelas terpampang dalam banner besar di garasi PO Haryanto.

Banner instruksi dari H. Haryanto / @yuniarto8686

Seorang pengguna twitter dengan akun @yuniarto8686 mengupload foto banner dari PO tersebut. Ia kemudian mention Ustadz Yusuf Mansyur; @Yusuf_Mansur "bisnis kaya gini kira-kira bakal rugi nggak?"

Sang ustaz langsung menjawabnya. Kata Ustaz YM, mengutamakan sholat berarti mengutamakan Allah. Banyak netizen juga juga memberikan komentar positif dari kebijakan PO Haryanto. 

Selain mewajibkan sholat 5 waktu untuk para karyawannya, PO. Haryanto yang dimiliki H. Haryanto ini juga rutin memberangkatkan para sopirnya untuk menunaikan haji ke Tanah Suci Mekkah.

Tradisi tersebut terus berlangsung hingga sekarang. Bagi karyawan yang tekun dan taat beribadah, H. Haryanto tak ragu-ragu membagi tiket untuk beribadah haji.

Sumber: viva.co.id
Sumber: catatankecilku.net
Read More

Selasa, 21 April 2015

Situs e-Commerce Menjamur, Butuh Peta Jalan

Omzet mereka miliaran rupiah. Tak kena pajak.

Situs e-Commerce Menjamur, Butuh Peta Jalan
Ilustrasi Belanja online (iStock)

Para investor asing tertarik dengan potensi pasar e-commerce di Indonesia. Mereka menggelontorkan dana ratusan juta dolar untuk bisa menyedot rupiah ke kantong. Para pemain asing ‘menyusup’ ke tubuh para pemain e-commerce lokal.

Ada juga yang tiba-tiba muncul dengan membawa bendera sendiri atas nama ekspansi. Bahkan ada sebagian dari mereka yang sempat lokal dan merajai pasar namun harus ‘menyerah’ dengan iming-iming akuisisi.

Saat ini Indonesia dipenuhi ratusan e-Commerce. Sebut saja Lazada, Blibli, Elevenia, Tokopedia, Kaskus, OLX, Blanja, Zalora, Bukalapak, Dinomarket, dan banyak lainnya. Kebanyakan dari mereka mendapat pendanaan dari pihak asing.

Membuat e-commerce lokal menjadi raja di negeri sendiri sepertinya merupakan suatu hal yang sulit. Aturan yang akan dibuat pemerintah sendiri terkesan ‘tes pasar’. Tadinya pemerintah ingin mengeluarkan pajak e-commerce namun kemudian ditunda dengan alasan ‘pasar yang baru tumbuh’ sehingga tidak bisa dipaksa dalam bentuk aturan, apalagi dipajaki.

Menurut pendiri Indotelko Forum, Doni Darwin, tidak ada salahnya jika pajak e-commerce itu diterapkan karena saat ini omset para pelaku e-commerce itu pun sudah banyak yang mencapai miliar rupiah.  Hal ini, menurut dia, dianggap tidak adil. Pasalnya, banyak perusahaan lokal maupun UKM yang sudah berentitas PT namun selalu dikejar-kejar pajak.

“Hal yang aneh jika pemerintah menunda PPn dan PPh bagi e-commerce. Apalagi ada yang sudah punya omset miliaran rupiah, sebulan bisa mencapai Rp100 juta. Jadi kala menunda tanpa ada jalan keluar bagi isu pajaknya, itu bukan jalan keluar tapi menunda masalah. Tapi kami tetap tidak menganjurkan ada pajak lain di luar PPn dan PPh hanya karena ada transaksi online. Itu baru namanya membunuh industri,” kata dia.

Dia mengusulkan, untuk urusan PPh dan PPn rasanya layak jika diterapkan. Jika pun ditunda, minimal e-Commerce harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) terlebih dulu dengan masa transisi 3 tahun.  Setelah itu, baru dikenakan PPn atau PPh.

“Lihat dulu, e-commerce jenis apa, di level apa, yang layak dibebaskan. Masa iya ada pemain didukung investor besar mau dilolosin begitu saja pajaknya. Ini bablas namanya. Pendataan ini bisa dianggap sebagai pembiasaan agar pelaku usaha tertib administrasi dan salah satu upaya menumbuhkan e-commerce lokal agar bisa berkuasa di negeri sendiri,” jelas dia.

Dikatakannya, untuk menumbuhkan e-commerce lokal harus dimulai dari sekarang. Selain aturan yang jelas, e-commerce juga harus dimudahkan dalam prosesnya, misalnya dimudahkan pembuatan atau pendirian badan usaha, pembuatan NPWP dan lainnya. Selain itu, kata dia, pemerintah harus bisa mendorong e-commerce asing untuk mendirikan badan usaha di Indonesia. “Minimal biar kena PPh,” katanya.


Potensi e-Commerce Indonesia

Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terbaru, yang dilakukan bersama Puskakom UI, menunjukan jika pengguna internet di Indonesia pada 2014 baru mencapai penetrasi 34,9 persen atau total 88,1 juta. Dari angka tersebut, sebanyak 34 persen mengaku kerap mencari informasi di Internet mengenai jasa atau produk yang akan dibeli. Sedangkan 27 persen di antara 88,1 juta itu teridentifikasi sebagai pengguna internet yang pernah berbelanja online. Dari data itu bisa dilihat jika 34 persen yang kerap mencari informasi berpotensi menjadi pembeli jasa atau produk.

“Sebagian besar pengguna internet Indonesia adalah orang yang bekerja atau wiraswasta, sekitar 55 persen dari total pengguna. Meski lebih dari 80 persen pengguna internet menggunakan jejaring sosial namun porsi jual beli online juga cukup besar, yakni sekitar 11 persen,” ujar Ketua Umum APJII, Sammy Pangerapan.

Menurut data Redwing Asia, pasar e-Commerce di Indonesia meningkat cukup pesat dari USD1 miliar pada 2012 dan diperkirakan melonjak 250 persen dalam tiga tahun, tepatnya 2015 ini.

"Tahun ini, penetrasi internet akan melebihi 30 persen. Jumlah penjualan ritel online hanya sebesar 0,7 persen dari total penjualan ritel, namun diproyeksikan akan bertumbuh sepuluh kali lipat dalam lima tahun mendatang. Ritel online sedang tumbuh pesat di luar Jakarta, dan di sanalah tempat di mana posisi terkuat Lippo," ujar CEO Matahari Mall, Hadi Wenas.

Toko online milik Grup Lippo ini sendiri telah siap menantang para pemain lain. Setelah mendapatkan suntikan dana dari induk usaha sebesar US$500 juta,  tambahan dana lagi sekitar US$200 juta dari dua bank raksasa, Credit Suisse dan Merril Lynch. Mereka yakin dengan merekrut pekerja lokal, maka tidak akan sulit untuk menjadi toko online terbesar di tanah air.

Selain Hadi, nama-nama besar lain seperti Emirsyah Satar (ex CEO Garuda Indoensia) dan Rudy Ramawy (ex Google Indonesia) juga menjadi bagian dari Matahari Mall. Sedangkan Elevenia, yang menjadi bagian dari XL Axiata, masih mempertahankan Hasnul Suhaimi sebagai komisaris di toko online yang merupakan perusahaan gabungan SK Planet dan Axiata.

Zalora dan Lazada mendapatkan pendanaan dari Rocket Internet. Sedangkan Blanja.com merupaan afiliasi Telkom dengan eBay. Alibaba dikabarkan juga akan merambah pasar e-Commerce Indonesia dengan meluncurkan AliExpress Indonesia. Atau Rakuten perusahaan asal Jepang itu juga menggelar situs belanja online di Indonesia.

Baidu, perusahaan asal Tiongkok, memang belum memperlihatkan tanda-tanda tertarik menggelar lapak online-nya. Menurut Managing Director Baidu, Bao Jianlei, tahun ini mereka akan membuka sub-kanal khusus untuk e-commerce.


Menunggu Roadmap e-Commerce Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengemukakan bahwa pemerintah saat ini terus menyiapkan peta jalan (roadmap) untuk industri e-commerce. Pria kelahiran Bogor ini pun menargetkan road map tersebut akan rampung di pertengahan tahun 2015.

"Rencananya roadmap e-commerce itu Juli tapi Agustus paling lambat sudah selesai," ujar Rudiantara. 
Dijelaskannya, perkembangan roadmap industri belanja online tersebut masih dalam tahap usulan-usulan dari berbagai pihak. Kemudian, setelah road map itu rampung, kata Rudiantara, maka pemerintah membuat Rencana Peraturan Pemerintah (RPP). Dalam tahap membuat RPP ini, dilibatkan berbagai instansi terkait, seperti di antaranya Direktorat Jenderal Bea Cukai, Direktorat 
Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Kementerian Perekonomian, dan lainnya.

Menurut Redwing Asia, meski e-commerce berpotensi besar di Indonesia namun kendalanya pun besar. Selain masalah metode pembayaran yang masih mengandalkan transfer bank, penyedia e-commerce juga dihadapkan oleh tantangan distribusi logistik. Ini akibat dari jumlah penduduk lebih dari 250 juta yang tersebar di 17.000 pulau. Inilah beberapa hal yang harusnya bisa masuk ke dalam roadmap e-Commerce Indonesia, khususnya payment gateway.

“Faktor yang kami percaya mampu meningkatkan pertumbuhan e-commerce adalah perpaduan bisnis antara perusahaan kecil dan menengah, yang mewakili 90 persen dari seluruh perusahaan di negara ini. Ada sekitar 40 juta UKM di negara ini. Ini model yang sama yang pernah diterapan Alibaba, Taobao dan TMall. Mereka memfasilitasi UKM untuk bisa berjualan online. Mereka juga harus punya komponen sosial yang kuat, merefleksikan kebiasaan para pembeli di Indonesia,” ujar pihak Redwing.

Jadi, menurut laporan Redwing, yang menjadi pemenang di ranah e-commerce adalah mereka yang bisa memiliki terobosan dalam membuat kemudahan berbelanja online, mampu membantu UKM (yang notabene kurang memiliki teknologi), sekaligus menunjukkan kepada pembeli jika berbelanja online itu bisa cukup menyenangkan, aman dan murah.

Sumber: viva.co.id
Read More

Senin, 06 April 2015

Pengaruh Global, Ekonomi Jepang Memburuk

Perekonomian Jepang diperkirakan akan terus memburuk akibat turunnya permintaan dari pasar domestik dan pengaruh dari ekonomi global.

Sumber: viva.co.id
Read More

Mau Investasi Emas? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Investasi logam mulia termasuk salah satu investasi tertua di dunia.

Mau Investasi Emas? Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Ilustrasi emas batangan. (iStock)
Bisa dikatakan, investasi logam mulia termasuk salah satu investasi tertua di dunia. Para leluhur kita sering menyimpan logam mulia, seperti emas untuk tabungan dan keperluan dadakan.
Hingga kini, investasi emas lebih popular dibanding investasi di sektor lainnya di belahan nusantara.

Selain untuk investasi dan tabungan, emas juga disukai perempuan. Perhiasan yang menempel di tubuh seorang perempuan bisa menunjukkan status sosial dan ekonomi keluarga dia berasal.

Di Indonesia, beberapa bank dan lembaga peminjaman telah menawarkan investasi emas batangan dengan prospek yang cukup cerah. Meski demikian, hanya sedikit orang Indonesia yang serius menggeluti investasi ini, karena persepsi bahwa emas hanyalah sekadar perhiasan dan sulit mendapatkan keuntungan investasi emas dalam jangka waktu pendek.

Bagaimana pun, setiap investasi memiliki tujuan tersendiri. Untuk investasi emas, tujuannya memenuhi kebutuhan jangka panjang, seperti naik haji, umrah, biaya pendidikan anak, pernikahan, dan dana pensiun.

Seperti layaknya investasi di bidang saham, properti, jasa keuangan, dan lain-lain, maka investasi emas juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, banyak yang setuju kalau investasi emas mempunyai risiko lebih kecil dibandingkan jenis investasi lainnya.


Berikut adalah nilai plus investasi emas:

Emas bisa diubah bentuk tanpa memengaruhi nilainya
Bentuknya yang menarik bisa dijadikan perhiasan yang disukai perempuan. Selain itu, emas sangat awet dan tahan korosi.

Lebih mudah dicairkan
Bila Anda membutuhkan uang cepat, emas merupakan salah satu investasi yang bisa membuat Anda langsung mendapatkan uang tunai dalam waktu singkat. Selain menjual, Anda juga bisa mendapatkan uang dengan hanya menggadaikan emas.

Investasi emas juga lebih menguntungkan dibandingkan investasi di bidang properti
Alasannya, karena meski harganya sama-sama melambung setelah sekian lama, properti sulit untuk langsung dijual dibandingkan emas.

Nilai tukarnya sama di seluruh dunia
Tergantung karat yang dimiliki emas. 

Investasi emas bisa dilakukan oleh investor yang masih belum berpengalaman
Alasannya, karena lebih mudah dan aman, ketimbang investasi lainnya.

Emas cukup kuat terhadap krisis dan kebal terhadap inflasi
Nilai emas, bahkan cenderung stabil dibandingkan uang yang Anda simpan di bank yang rentan terhadap devaluasi.

Emas lebih mudah diangkut dan dibawa kemana-mana
Harga emas tidak pernah turun drastis, tetapi selalu meningkat setiap tahunnya 

Emas tidak dikenakan pajak


Nilai minus investasi emas:

Emas perlu tempat penyimpanan dan terkadang rentan hilang, serta dicuri
Bila jumlah investasi emas Anda cukup banyak, Anda mau tidak mau harus menyewa safety box di bank. Itu, artinya, akan ada pengeluaran ekstra.

Anda harus hati-hati membeli emas
Alasannya, karena di pasaran juga banyak terdapat emas palsu. Disarankan, untuk membeli emas di tempat-tempat yang terpercaya guna menghindari mendapatkan emas palsu.

Nilai emas itu berbeda
Nilai emas berdasarkan tingkat kemurnian, atau karat.

Emas tidak mudah dipotong, atau dibagi untuk keperluan sederhana

Harga emas cukup fluktuatif, alias sering turun-naik meskipun besarannya tidak begitu besar.
Harga emas juga akan melambat saat ekonomi stabil.

Emas sama sekali tidak cocok untuk investor yang ingin berinvestasi dalam waktu singkat
Keuntungan investasi emas baru akan terlihat dalam waktu lama.

Investasi emas harus dalam jumlah yang besar untuk menghasilkan keuntungan yang juga besar
Misalnya, Anda akan lebih untung dengan berinvestasi dengan emas batangan yang beratnya 100 gram ketimbang yang beratnya 50 gram. (asp)


Sumber: viva.co.id
Read More

Harga BBM Indonesia Vs Malaysia, Mana Lebih Murah?

Bagaimana dengan harga BBM negara lainnya?

Harga BBM Indonesia Vs Malaysia, Mana Lebih Murah?
Seorang pengendara motor melakukan pengisian BBM jenis premium di SPBU Kuningan, Jakarta. (VIVAnews/Arie Dwi Budiawati)
Kabar yang beredar mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) Indonesia, lebih mahal dibandingkan negeri Jiran Malaysia dipertanyakan.

Sebelumnya, Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri, mengungkapkan hal tersebut. Baca di Faisal Basri Kritik Cara Pandang Pertamina soal BBM.

"Pertama, apakah pemerintahnya masih memberikan subsidi," kata Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, ketika dihubungi VIVA.co.id, Kamis 2 April 2015.

Marwan mengatakan, kalau Malaysia masih memberikan subsidi kepada harga BBM-nya, maka tidak mengherankan kalau harganya menjadi lebih banyak daripada harga BBM di Indonesia.

Kemudian, kedua, Marwan pun mempertanyakan dasar perhitungan yang dilontarkan oleh Faisal. "Apa dasar perhitungannya. Kalau kita kan, ada biaya ditanggungnya," kata dia.

Selain itu, lanjutnya, harga penjualan BBM di Indonesia merupakan harga dasar ditambah biaya-biaya lainnya, seperti biaya pengolahan di kilang, biaya angkut, dan biaya penyimpanan.

Menurut Marwan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) juga ditambahkan dalam harga BBM ini.

"Ditambah lagi dengan marjin keuntungan badan usaha, seperti Pertamina sebesar 5-10 persen dan SPBU," jelasnya.

Senada dengan Marwan, Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, turut mengkritik balik pandangan Faisal terhadap harga BBM di Indonesia.

"Tim RTKM (Reformasi Tata Kelola Migas) melihatnya hanya Malaysia. Mengapa tidak Brunei sekalian?" kata Ahmad, ketika dihubungi VIVA.co.id.

Dia menilai, kedua negara tersebut, yakni Malaysia dan Brunei Darussalam menjual BBM yang harganya lebih murah, karena negara ini dianggap lebih mampu mensubsidi harga BBM.

"Mengapa tidak dibandingkan dengan Kamboja, Laos, Vietnam, dan Myanmar yang relatif lebih kurang maju daripada Indonesia," tambahnya.

Dia pun menekankan, apabila dibandingkan dengan pertamax pun masih lebih murah Indonesia, daripada Vietnam dan Filipina.

Berikut ini adalah harga BBM yang dikutip dari situs Global Petrol Prices.

1. Brunei Darussalam US$0,38

2. Malaysia US$0,53

3. Indonesia US$0,67

4. Vietnam US$0,83

5. Filipina US$0,92

(asp)

Sumber: viva.co.id
Read More

Rabu, 25 Maret 2015

Cari Properti Kedua, Tengok Lima Kota Berkembang Ini. Di mana sajakah lokasinya?

Cari Properti Kedua, Tengok Lima Kota Berkembang Ini
Suasana malam hari di salah satu sudut Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (balikpapan.go.id)
Surabaya, Jawa Timur

Menempati posisi teratas di 100 kota bisnis menurut majalah SWA, kota terbesar kedua di Indonesia ini merupakan pilihan utama para investor, setelah Jakarta.
Ekonominya yang luas dan besar, dilengkapi dengan usaha pemerintah daerahnya untuk memudahkan flow investasi dengan menerapkan proses online melalui e-government, menjadikan kota ini menarik bagi para investor, baik lokal maupun asing.
Rencana untuk membangun MRT juga akan membuat harga properti di area ini semakin kompetitif.


Bandung, Jawa Barat

Bandung adalah salah satu tujuan wisata favorit bagi orang Jakarta, apalagi sejak tol Cipularang dibuka 10 tahun lalu dan membuat akses ke Bandung semakin mudah. Infrastrukturnya mengalami perbaikan, sejak Ridwan Kamil menjabat sebagai wali kota.
Perkembangan, seperti taman kota, transportasi publik, atau bahkan yang terkenal Kota Teknopolis, tentu saja akan membuat kota ini semakin menarik bagi para investor, baik lokal maupun asing.


Makassar, Sulawesi Selatan

Makassar adalah titik penting di Indonesia bagian timur, ekonominya sebagian besar didorong oleh sektor jasa dan industri. Dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 9,8 persen di 2014, banyak investor yang mencari kesempatan berinvestasi di Makassar.
Negara-negara, seperti Prancis, Jepang, Selandia Baru, Polandia, AS dan Singapura menyatakan ketertarikan mereka untuk berinvestasi di berbagai sektor di kota ini, seperti teknologi, infrastruktur, hospitalitas, dan tata ruang kota. (asp)

Sumber: viva.co.id

Read More

Adu Kuat Lembaga Keuangan Dunia

Ada yang meragukan AIIB. BI melihat peluang rupiah berkelit dari dolar

Adu Kuat Lembaga Keuangan Dunia
Penandatanganan kesepakatan Asian Infrastructure Investment Bank, Oktober 2014 lalu. Indonesia mau jadi tuan rumah AIIB, peluang lepaskan diri dari hegemoni dolar AS. (Xinhua)
Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) barangkali tak terlalu riuh di Indonesia. Namun, di kalangan perbankan internasional, pendanaan investasi infrastruktur di Asia itu cukup merebut perhatian.

Perang urat syaraf kekuatan ekonomi dunia mulai tampak. Amerika, Jepang, dan Tiongkok siap unjuk kekuatan di sektor keuangan. Indonesia seperti ingin turut ambil peran lebih di AIIB.

"Saya lihat Tiongkok ingin mendapatkan hegemoni," ujar pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih menyebut pendirian AIIB, kepada VIVA.co.id, Senin 23 Maret 2015.

Hingga hari ini, setidaknya ada 30-an negara yang menyatakan kesediaan menjadi pendiri AIIB. Bahkan, negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Italia, dan Luksemburg telah menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota pendiri.

Yang terbaru, India, Indonesia, dan Selandia Baru telah menyatakan persetujuan. Pendiri AIIB diyakini bakal mencapai 35 negara.

"Menurut tenggat waktu (deadline), kami percaya 35 negara, bahkan lebih, akan menjadi anggota pendiri bank ini," ujar Jin Liqun, Pemimpin (interim) AIIB, dikutip The Straits Times.


Jepang dan AS ogah

Meski puluhan negara siap bergabung, Amerika dan Jepang sama sekali tidak tertarik dengan AIIB. Mereka justru menyangsikan sumber dana dari AIIB tersebut.

Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso, mengaku negaranya masih mengambil pertimbangan untuk bergabung.

Jepang, kata Aso, masih meragukan kredibilitas AIIB dalam memberikan sumber pendanaan pinjaman. Bahkan, Aso mendesak negara-negara lain untuk berpikir dua kali sebelum bergabung di AIIB.

"Kami telah meminta untuk menjamin keberlanjutan utang, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami bisa (mempertimbangkan untuk bergabung) jika ada jaminan soal itu," kata dikutip Reuters.

Sebagai leader (pemegang saham utama), Tiongkok akan menanamkan sekitar US$50 miliar atau sekitar Rp603,25 triliun ke AIIB. Melihat dana tersebut, mestinya Jepang tidak perlu menggunakan alasan kekhawatiran akan likuiditas pendanaan AIIB.

Belum lagi, setoran dana dari negara-negara anggota AIIB lainnya. Cukup kecil kemungkinan AIIB kekeringan dana.


Meski begitu, toh Jepang tidak juga tertarik. Hal yang sama juga terjadi pada Korea Selatan. Negara yang secara geografis cukup berdekatan itu, terlihat enggan bersatu. 

Donald Kirk, jurnalis senior Forbes menyebut Korea mendapat tekanan dari Amerika Serikat (AS). "Korea Selatan seperti menelan pil pahit kalau bergabung dengan AIIB," tulis Kirk.

Maklum, Korea Selatan dan AS cukup erat berhubungan. Negeri Paman Sam mengklaim, AIIB bakal merusak otoritas International Monetary Fund (IMF), Asian Development Bank (ADB), dan organisasi keuangan lainnya.

AS juga menyebut AIIB bakal mengurangi fungsi kerja sama trans pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP) yang pernah dipromosikan Washington untuk memangkas hambatan perdagangan.


AIIB bukan saingan ADB

Para ahli keuangan yang ditanyai Reuters tidak heran kalau AS dan Jepang enggan bergabung dengan AIIB. Bank tersebut jelas-jelas akan menyaingi ADB, yang sumber pendanaannya berasal dari AS dan Jepang. 

"Institusi yang berbasis di Manila itu (ADB) didominasi oleh Jepang dan AS," kata analis yang tak ingin disebut namanya. Dana AS dan Jepang di ADB ada di kisaran US$164 miliar.

Presiden ADB, Takehiko Nakao, tidak secara gamblang menyambut AIIB akan menjadi rivalnya. "Saya mengerti, tapi saya tidak menerima itu," katanya, beberapa saat setelah AIIB dideklarasikan pada akhir Oktober 2014.

ADB didirikan pada 1966, menawarkan pinjaman dengan bunga rendah pada negara-negara berpendapatan menengah ke bawah.

Pada akhir 2013, pinjaman negara-negara ke ADB mencapai US$21,02 miliar atau lebih dari Rp253 triliun. Tiongkok memiliki 6,5 persen saham di ADB, sedangkan Jepang dan AS masing-masing 15,6 persen. 


Indonesia ingin tuan rumah

Meski Indonesia dalam "cengkeraman" ADB dan Bank Dunia, toh nyatanya Indonesia cukup berani mengambil sikap. Tak saja bersedia menjadi negara anggota pendiri, Indonesia menawarkan diri menjadi tuan rumah AIIB.

Di sela acara Credit Suisse Asian Investment Conference di Hong Kong, Senin 23 Maret 2015, Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan maksud tersebut.

Pernyataan menteri keuangan jelas cukup mencengangkan. Sebab, ADB dan Bank Dunia jelas punya kekuatan untuk menekan Indonesia.


Perlu diketahui, Indonesia punya utang cukup banyak ke institusi keuangan internasional. Ke ADB, misalnya. Sepanjang 2014, ADB mengucurkan pinjaman US$500 juta ke Indonesia. 

Ketika berkunjung ke Jakarta pada Januari lalu, Presiden ADB, Takehiko Nakao, mengatakan, tahun ini akan mengucurkan pinjaman hingga US$1,5 miliar atau sekitar Rp16 triliun pada Indonesia.

Meski begitu, Indonesia tetap pada pendiriannya untuk turut bergabung di AIIB. "Itu merupakan aspirasi kami, kantor pusat AIIB ada di Jakarta. Tetapi, untuk mewujudkannya, tentu saja kami harus bersaing dengan Beijing," ujar Bambang di Hong Kong yang dikutip Reuters.

Ekonom Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih agaknya menyesalkan dengan keputusan Indonesia. Menurut dia, Indonesia tidak perlu ikut-ikutan. Dia menyarankan agar RI meminjam secara bilateral. Atau bisa saja memanfaatkan lembaga pendanaan multilateral yang telah ada.

"Sudah, deh, pinjam secara bilateral. Tidak perlu buat yang lain-lain. Kan, sudah ada ADB, Bank Dunia, dan lain-lain," kata Lana.

Lana juga meragukan kesanggupan Tiongkok untuk menyediakan dana sangat besar guna menopang AIIB. "Pertanyaannya, bank itu bisa sustain nggak? Bisa berkelanjutan? Tiongkok mau tidak, menyetor dana terus," kata dia.


Momen lepaskan dolar

Senada dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI) mengirim sinyal positif atas keputusan Indonesia bergabung dengan AIIB. BI cukup gembira bila ada institusi keuangan yang membawa investor masuk ke Indonesia. 

"Tentu kami senang kalau ada investor masuk membawa dana untuk mendukung perekonomian Indonesia," kata Direktur Departemen Komunikasi BI, Peter Jacob, ketika dihubungi VIVA.co.id.

Dengan adanya AIIB, diharapkan transaksi keuangan antarnegara bisa menggunakan mata uang lokal. Kondisi ini perlahan-lahan akan melepaskan rupiah dari kedigdayaan dolar AS. 

Yang bisa dilakukan BI, kata Peter, adalah mendorong agar transaksi Tiongkok-Indonesia tidak menggunakan dolar AS, tapi lebih menggunakan mata uang rupiah atau yuan. 

"Kalau BI, yang bisa kami dorong adalah bagaimana perdagangan Indonesia dengan Tiongkok menggunakan level currency untuk mengurangi tekanan (dolar AS) terhadap nilai tukar rupiah," kata dia. (art)

Sumber: viva.co.id

Read More

Mengenai Saya

Foto saya
facebook.com/iqbal.alhabsi - iqballsyaif@gmail.com
Designed ByBlogger Templates